Berita Viral
Kondisi Aktivis KontraS yang Disiram Air Keras, Wajah hingga Dada Melepuh
Kondisi aktivis Andrie Yunus setelah disiram air keras oleh orang tidak dikenal (OTK) di Jalan Salemba I, Senen, Jakarta Pusat.
Penulis: Kiki Novilia | Editor: Kiki Novilia
Ringkasan Berita:
- Kondisi aktivis Andrie Yunus setelah disiram air keras oleh orang tidak dikenal (OTK) di Jalan Salemba I, Senen, Jakarta Pusat.
- Ia menjadi korban penyiraman air keras saat melintas di Jalan Salemba I, Senen, Jakarta Pusat.
- Kejadian itu membuat Andrie mengalami sejumlah luka bakar, mulai dari dada, wajah, dan tangan.
Tribunlampung.co.id, Jakarta - Kondisi Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, setelah disiram air keras oleh orang tidak dikenal (OTK) di Jalan Salemba I, Senen, Jakarta Pusat.
Kejadian itu membuat Andrie mengalami sejumlah luka bakar, mulai dari dada, wajah, dan tangan. Bahkan baju yang dia kenakan pun ikut meleleh.
Adapun peristiwa korban disiram air keras terekam dalam kamera pengawas CCTV. Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat dua pria yang berboncengan motor melintas di lokasi.
Keduanya memutar balik motornya hingga berpapasan dengan korban. Korban yang saat itu mengendarai motor disiram air keras oleh pelaku.
Seketika korban merasa kepanasan dan menjatuhkan motornya di pinggir jalan hingga berteriak histeris.
Baca juga: Aktivis KontraS Disiram Air Keras Usai Bahas Remiliterisme, Diduga Upaya Pembungkaman
"Aah... aah... aah.... panas... panas... panas. Air keras... air keras. Ya Allah tolong, air keras... air keras... air keras," teriak korban.
Korban seketika membuka pakaiannya. Terlihat baju korban koyak dan badannya melepuh akibat siraman air keras.
Setelah diusut, rupanya korban baru saja merekam siniar (podcast) bertema militer di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI), Menteng, Jakarta Pusat.
Kordinator Badan Pekerja KontraS Dimas Bagus Arya mengatakan, podcast yang direkam oleh Andrie bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia".
"Acara tapping selesai pada sekitar pukul 23.00 WIB," ujar Dimas dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (13/3/2026).
Menurut Dimas, penyiraman itu mengakibatkan Andrie mengalami luka bakar serius di sekujur tubuh, terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata.
Usai penyiraman, Andrie Yunus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan secara medis.
Dari hasil pemeriksaan, Andrie mengalami luka bakar 24 persen.
"Atas informasi yang kami himpun tersebut, kami menilai bahwa tindakan penyiraman air keras ini merupakan upaya untuk membungkam suara-suara kritis masyarakat khususnya pembela HAM," tegas Dimas.
Polisi Buka Suara
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, korban belum melaporkan insiden itu ke polisi.
"Benar ada kejadian demikian. Laporan resmi dari korban belum ada," ujar saat dikonfirmasi, Jumat.
"Kami sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas pelaku melalui scientific investigation," lanjut dia.
Polisi juga sudah mengecek tempat kejadian penyiraman air keras itu.
Berita selanjutnya Polisi Tangkap 3 Pelajar Pelaku Penyiraman Air Keras ke Siswa SMK
| Jenazah 3 TNI Gugur Tiba di Indonesia, Bakal Dipulangkan ke Kampung Halaman |
|
|---|
| Prabowo dan SBY Sambut Kedatangan 3 Jasad TNI Gugur, Kompak Beri Penghormatan Terakhir |
|
|---|
| Penampakan Dua Lurah Babak Belur Usai Tepergok Selingkuh, Diselamatkan Polisi |
|
|---|
| Polisi Buru Pengemudi Innova dan Livina yang Viral Saling Senggol di Jalan Tol |
|
|---|
| Nasib Dua Lurah Tepergok Selingkuh, Dihajar Keluarga, Kini Diperiksa Wali Kota |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Andrie-Yunus-disiram-air-keras-oleh-OTK.jpg)