Berita Terkini Artis
Alasan Anji Manji Tak Mau Menangis di Pemakaman Ibunda
Anji Manji tak meneteskan air mata di pemakaman sang bunda, Siti Sundari, di TPU Mangunjaya, Bekasi Timur, Jumat (27/3/2026).
Penulis: Kiki Novilia | Editor: Kiki Novilia
Ringkasan Berita:
- Penyanyi Anji Manji tak meneteskan air mata di pemakaman sang bunda, Siti Sundari, di TPU Mangunjaya, Bekasi Timur, Jumat (27/3/2026) pagi.
- Anji terlihat mengenakan pakaian serba hitam lengkap dengan kacamata, tampak berusaha tegar sepanjang proses pemakaman berlangsung.
- Ia mengaku sengaja menahan tangis sebagai bentuk upaya untuk ikhlas melepas kepergian sang bunda.
Tribunlampung.co.id, Bekasi - Penyanyi Anji Manji tak meneteskan air mata di pemakaman sang bunda, Siti Sundari, di TPU Mangunjaya, Bekasi Timur, Jumat (27/3/2026) pagi.
Diketahui ibunda Anji Manji meninggal dunia dan pemakamannya dihadiri keluarga besar dan kerabat dekat.
Anji terlihat mengenakan pakaian serba hitam lengkap dengan kacamata, tampak berusaha tegar sepanjang proses pemakaman berlangsung. Pelantun lagu "Dia" itu bahkan tidak meneteskan air mata.
Ia mengaku sengaja menahan tangis sebagai bentuk upaya untuk ikhlas melepas kepergian sang bunda.
"Mama itu sebenarnya cengeng banget. Tapi hari ini, saya belajar untuk tidak cengeng karena ingin benar-benar ikhlas melepas Ibu," ungkap dia, dikutip dari Tribunnews, Jumat.
Baca juga: Ibunda Anji Manji Meninggal Dunia, Sheila Marcia dan Wina Natalia Ikut Melayat
Anji sangat bersyukur karena diberikan kesempatan untuk merawat ibundanya secara intensif selama tiga bulan terakhir sebelum tutup usia. Selama masa tersebut, ia memindahkan tempat tinggal sang ibu agar lebih dekat dengan kediamannya.
"Mama ini sangat adil. Di waktu-waktu terakhirnya, Mama memberikan jeda waktu supaya kami terbiasa kehilangan. Beliau memberikan waktu kepada saya dan keluarga untuk merawatnya. Saya sangat bersyukur punya waktu itu," jelasnya.
Dia mengungkap sang ibunda memang memiliki riwayat penyakit jantung dan ginjal yang cukup serius.
Selama beberapa tahun terakhir, Siti Sundari harus menjalani pengobatan rutin, dengan kondisi kesehatan yang fluktuatif dalam tiga bulan belakangan.
"Mama memang punya penyakit jantung sama ginjal dalam pengobatan. Makanya, kalau sahabat bilang saya tegar banget, itu karena saya sudah ikhlas dan merasa bahagia. Mama memberikan kesempatan buat saya dan abang saya untuk merawat beliau secara penuh di masa-masa terakhirnya," ujar Anji usai prosesi pemakaman.
Meskipun dalam kondisi sakit, Anji mengenang momen Ramadan dan Lebaran kemarin sebagai masa yang paling membahagiakan.
Saat itu, Siti Sundari tampak sangat ceria karena bisa berkumpul dengan keluarga besar dari berbagai daerah dalam acara halalbihalal.
"Saat Lebaran itu Mama terlihat sehat sekali karena ketemu kakak, adik, keponakan, dan sepupunya. Beliau gembira sekali, tidak ada keluhan sama sekali," kenang pria berusia 47 tahun itu.
Sore hari sebelum wafat, Siti Sundari sempat mengirimkan pesan singkat kepada Anji yang saat itu sedang berada di studio rekaman bersama anaknya, Saga. Dalam pesan tersebut, sang ibu hanya berpamitan untuk tidur.
"Tiba-tiba jam 19.20 WIB saya dikabari Mama nggak mau bangun. Saya langsung lari karena rumahnya sangat dekat. Pas sampai saya tepuk-tepuk, beliau sempat mengorok sekali. Di situ sepertinya sudah hilang (tiada), karena pas banget saya lagi pegang (nadi) jantungnya yang melemah sampai berhenti," tuturnya.
Bagi Anji, kepergian ibundanya adalah sebuah perjalanan pulang yang membahagiakan. Ia meyakini sang ibu kini telah tenang dan bisa melepas rindu dengan almarhum ayahnya yang sudah lebih dulu berpulang dua tahun silam.
"Kalau pulang (meninggal) itu kan orang harusnya senang, kenapa yang ditinggalkan harus sedih? Saya yakin Mama senang karena akhirnya bisa bergabung lagi sama Bapak yang sudah dikangen-kangenin selama dua tahun ini," pungkasnya.
Berita selanjutnya Anji Manji Batal Manggung Gegara Suaranya Serak
| Uya Kuya Kebingungan Dituding Miliki 750 Dapur MBG, Berujung Lapor Polisi |
|
|---|
| Uya Kuya Diisukan Punya 750 Dapur MBG hingga Raup Rp4,5 M per Hari, Begini Klarifikasinya |
|
|---|
| Wejangan Ivan Gunawan agar Pinkan Mambo Kembali ke Panggung Hiburan |
|
|---|
| Rina Nose Masih Kaget dengan Perubahan Hidungnya, 'Oh Gitu Rasanya Mancung' |
|
|---|
| Erie Suzan Bahagia Belum Nikah di Usia 47 Tahun, 'Saya Tidak Bergantung pada Laki-laki' |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Alasan-Anji-Manji-Tak-Mau-Menangis-di-Pemakaman-Ibunda.jpg)