Berita Terkini Artis

Kronologi Ruben Onsu Diduga Tertipu Rp5,5 M, Bisnis Mukena Berakhir Gagal

Kronologi presenter Ruben Onsu diduga menjadi korban penipuan berkedok kerja sama bisnis mukena senilai Rp5,5 miliar.

Penulis: Kiki Novilia | Editor: Kiki Novilia
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
KORBAN PENIPUAN - Ilustrasi Ruben Onsu didampingi kuasa hukumnya, Minola Sebayang, mendatangi Polda Metro Jaya, Kamis (31/7/2025). Kronologi Ruben Onsu diduga menjadi korban penipuan senilai Rp5,5 miliar. 

Ringkasan Berita:
  • Kronologi presenter Ruben Onsu diduga menjadi korban penipuan berkedok kerja sama bisnis mukena senilai Rp5,5 miliar.
  • Kasusnya bermula saat Ruben dikenalkan oleh rekannya kepada sosok bernama Philipus Suprihatin beberapa bulan sebelum Lebaran.
  • Namun, hingga Lebaran berlalu, produksi mukena disebut tak kunjung berjalan.

Tribunlampung.co.id, Jakarta - Kronologi presenter Ruben Onsu diduga menjadi korban penipuan berkedok kerja sama bisnis mukena senilai Rp5,5 miliar.

Ruben Onsu memang dikenal sebagai pebisnis yang memiliki banyak usaha. Karena itu, ia melihat ada peluang bisnis yang besar menjelang Lebaran kemarin. 

"Karena momentum mau Lebaran, Ruben melihat ini peluang bisnis yang bagus," kata kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, dikutip dari Tribunnews, Selasa (21/4/2026).

Kronologinya bermula saat Ruben dikenalkan oleh rekannya kepada sosok bernama Philipus Suprihatin beberapa bulan sebelum Lebaran.

Philipus menawarkan kerja sama bisnis dengan menjanjikan bisa menjadi penghubung ke PT Venteny Fortuna Indo untuk memproduksi mukena.

Baca juga: Ruben Onsu Kurangi Pekerjaan, Pilih Kejar Bekal Akhirat

Ruben Onsu menyambut baik bisnis mukena karena momentumnya tepat, menjelang Lebaran. 

Dalam proses komunikasi, Ruben beberapa kali diminta mentransfer uang. Dana itu disebut untuk pembayaran awal produksi.

Transfer disebut dilakukan ke rekening pribadi Philipus dan rekening perusahaan yang diperkenalkan kepada Ruben.

Tak hanya itu, Ruben juga diyakinkan dengan adanya perjanjian kerja sama antarkedua perusahaan dengan nilai kontrak sekitar Rp5,5 miliar. Namun, hingga Lebaran berlalu, produksi mukena disebut tak kunjung berjalan.

"Uang dari Ruben sudah masuk, tapi tidak pernah diturunkan ke pabrik untuk produksi," ujar Minola.

Akibat kejadian tersebut, Ruben disebut mengalami kerugian besar hingga mengganggu arus kas perusahaan miliknya.

Minola menyebut kliennya juga sempat kesulitan menghubungi Philipus setelah menanyakan kejelasan proyek tersebut.

"Nomornya sudah tidak bisa dihubungi, orangnya seperti menghilang," ucap Minola.

Selain itu, Ruben juga disebut menemukan informasi adanya pihak lain yang mengaku mengalami kejadian serupa.

Atas dasar itu, Ruben sempat mengunggah peringatan di media sosial agar tidak ada korban lain.

Meski begitu, pihak Ruben masih membuka peluang damai terhadap terduga pelaku untuk menunggu itikad baik.

"Kalau tidak ada penyelesaian, tentu langkah hukum bisa dipertimbangkan," ungkap Minola.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved