Pemkab Dituntut Ganti Rugi Rp 64,562 Miliar

Pemkab Lamsel harus menanggung ganti rugi atas kelebihan tanah objek land reform di Pulau Sebesi

Pemkab Dituntut Ganti Rugi Rp 64,562 Miliar
TRIBUNLAMPUNG.co.id - Pemkab Lamsel harus menanggung ganti rugi atas kelebihan tanah objek land reform di Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku, Kecamatan Rajabasa sebesar Rp 64,562 miliar.

Afit Rufiadi, Humas Pengadilan Negeri Kalianda, membenarkan putusan hukum tersebut setelah pihak penggugat yakni Hasanudin bin Mohammad Saleh Ali dan tergugat atas nama Pemkab Lamsel sama-sama ditolak ajuan kasasinya oleh Mahkamah Agung (MA).

Sejarah kasus ini terjadi sejak keluarnya program land reform dengan aturan PP No 224 Tahun 1961 tentang pembagian pelaksanaan pembagian tanah dan pemberian ganti rugi.

Saat itu seseorang yang memiliki tanah lebih dari 20 hektar maka akan diambil oleh pemerintah. Kemudian pantia land reform (Pemkab Lamsel) harus mengganti rugi kepada pemilik tanah dan dalam hal ini Mohammad Saleh Ali.

"Namun Pemkab Lamsel tidak membayar ganti rugi yang besarnya Rp 290, 648 juta atas tanah 3.707 hektar. Kasus pun berlanjut dan pihak pemilik tanah terus mengajukan gugatan agar Pemkab Lamsel membayar," terang Afit, Selasa (10/1/2012).

Tapi Pemkab Lamsel tidak juga membayar yang akhirnya ahli waris penggugat yakni Hasanudin menggugat ke PN Kalianda. Saat itu majelis hakim Edi Wibowo, Estafana Purwanto dan Carolina memenangkan pihak Hasanudin dan tergugat harus membayar Rp 20,083 miliar.

Lalu pihak tergugat dan penggugat sama-sama mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Tanjung Karang, dengan putusan no 34/PDT/2009 PT.TK kembali dimenangkan Hasanudin dkk selaku pembanding/terbanding. Dalam putusan itu Pemkab Lamsel harus membayar Rp 64,562 miliar kepada pihak Hasanudin.

Kasus pun berlanjut ke tingkat kasasi dan MA memutuskan menolak penggugat dan tergugat, maka putusan hukum pun kembali ke putusan di tingkat banding di PT Tanjung Karang. (Tri)

Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved