Dinas Peternakan Diminta Antisipasi Kematian Itik Mendadak

Mengantisipasi penyebaran virus flu burung jenis baru yang menyerang itik, Pemkab Lambar meminta dinas terkait melakukan tindakan preventif

Tayang:
Editor: muhammadazhim
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Mengantisipasi penyebaran virus flu burung jenis baru yang menyerang ternak itik, Pemkab Lampung Barat (Lambar) meminta dinas terkait melakukan tindakan preventif (pencegahan).

Asisten 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan Gunawan Rasyid mengatakan, kewaspadaan ini perlu lantaran di beberapa daerah lain di luar Lambar sudah ada temuan. "Muaranya memang ada di kecamatan. Saya minta betul ini menjadi perhatian di wilayah masing-masing. Baik virus yang menyerang itik maupun anjing rabies. Segera laporkan ke dinas peternakan kalau ada temuan," kata dia kepada Tribunlampung.co.id, Kamis (31/1/2013).

Sekitar awal Januari lalu, ratusan itik dan entok di Pekon Tugusari dan Bandingagung, Kecamatan Suoh suspect (terindikasi atau mengarah) flu burung. Kabid Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Lambar drh Murco Cahyo Adi mengatakan, ratusan unggas ini mati mendadak.

"Kami belum bisa pastikan jumlah ratusan itu berapa pastinya. Karena banyak yang tidak dilaporkan ke kami. Sementara saat petugas turun ke Suoh, kebetulan tidak menemukan bangkai unggasnya. Kalau mau memastikan apakah positif H5N1, harus dilakukan rapid test A1," ujarnya.(sulis setia markhamah)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved