Liput Kecelakaan, Wartawan Dicekik dan Ponselnya Dirampas Oknum Polisi Lalu Lintas

Dia mengancam kalau berita itu terbit, akan berhadapan dengan dia.

Tayang:
Penulis: wakos reza gautama | Editor: Heribertus Sulis
youtube
ilustrasi polisi 

Laporan Reporter Tribun Lampung Wakos Gautama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Seorang oknum polisi mengancam dua jurnalis saat meliput kecelakaan lalu lintas di Kecamatan Gedongtataan, Pesawaran, Jumat (19/2/2016).

Polisi berpangkat brigadir itu bahkan mencekik salah satu jurnalis, dan merampas ponsel yang dipakai jurnalis untuk mengambil gambar kecelakaan.

Dua jurnalis yang mendapat ancaman dan intimidasi itu adalah Ahmad Amri, jurnalis Lampung Post; dan Kholik, jurnalis Suara Inspirasi Rakyat.

Menurut Amri, oknum tersebut mengancam dirinya untuk tidak menerbitkan berita kecelakaan lalu lintas itu.

"Dia mengancam kalau berita itu terbit, akan berhadapan dengan dia," ujar Amri.

Pada saat mengancam, ujar Amri, oknum tersebut memakai jaket hitam bertuliskan polisi, dan mengaku bertugas di Polresta Bandar Lampung.

Hingga kini belum diperoleh keterangan dari pejabat Polresta Bandar Lampung maupun Polda Lampung terkait insiden tersebut.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved