TribunLampung/

Bolehkan Menerima Pendonor Darah dari nonMuslim?

Saya mau tanya bagaimana hukumnya apabila seorang muslim yang sedang sakit memerlukan tambahan darah dan menerima pendonor yang bukan muslim

Bolehkan Menerima Pendonor Darah dari nonMuslim?
Tribunlampung/Hanif
gojek donor darah 

Laporan Reporter Tribun Lampung Eka Ahmad Sholichin

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - YTH MUI Lampung.

Saya mau tanya bagaimana hukumnya apabila seorang muslim yang sedang sakit memerlukan tambahan darah dan menerima pendonor yang bukan muslim. Mohon penjelasannya.

Pengirim: +6285787441xxx

Jawaban:

Hukum Donor Darah Boleh

DONOR darah dalam Islam disamakan dengan hukum berobat dengan sesuatu yang haram (barang najis/darah).

Golongan ulama fiqh memilih memperbolehkan berobat dengan sesuatu yang haram dalam kondisi dhorurot (terpaksa) jika tidak ditemukan obat yang suci yang bisa menyembuhkan.

Syaikh Muhammad hatban Mahluf dalam kitab AL-Fatawy al-Syar'iyyah menjelaskan "Donor darah dan memanfaatkannya untuk berobat itu diperbolehkan hanya kalau sudah dalam keadaan dorurot dan selama sudah mendapat rekomendasi dari dokter yang ahli di bidangnya".

Tetkait dengan pendonor darah non muslim dalam hal ini donor darah disamakan dengan pemberian (hadiah) dari non muslim.

Banyak hadits yang menjelaskan diperbolehkannya menerima hadiah dari orang-orang kafir dan memberi hadiah kepada mereka.

Diantaranya hadits yang diriwayatkan oleh imam Ahmad bi Hambal dan Turmudzi dan imam Bazar dari 'Ali bi abi Tholib Karromallohu wajhah : Raja Persi pernah memberi hadiah kepada Rasulullah SAW dan beliau menerimanya, juga pernah menerima pemberian dari kaisar Romawi dan raja-raja lainnya.

Dari keterangan di atas bisa ditarik kesimpulan bahwa donor darah hukumnya boleh, baik pendonornya muslim ataupun non muslim.

KH. MUNAWIR
Ketua Komisi Fatwa MUI Lampung

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: wakos reza gautama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help