Ayahnya Tewas dalam Kecelakaan Maut, Anaknya Kaget 5 Kali Ditelepon Sang Ayah

Ayahnya Tewas dalam Kecelakaan Maut, Anaknya Kaget 5 Kali Ditelepon Sang Ayah.

Penulis: Muhammad Heriza | Editor: Heribertus Sulis
Tribunlampung.co.id/Muhammad Heriza
Kecelakaan lalu lintas kembali memakan korban. Kali ini terjadi di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung, Rabu, 18 Oktober 2017 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Ayahnya Tewas dalam Kecelakaan Maut, Anaknya Kaget 5 Kali Ditelepon Sang Ayah.

Terpal berwarna biru masih menggantung di depan rumah almarhum Hendrik Fauzi di Gang Gelatik, Jalan Teluk Ambon, No 26, Lingkungan III, RT 09, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, Kamis 19 Oktober 2017.

Baca: Pacarnya Meninggal Dikira Cuma Jebakan, Cewek Ini Selfie Pose-pose Begini dengan Jenazah Cowoknya

Para pelayat pun masih silih berganti berdatangan untuk mengucapkan duka cita kepada keluarga.

Fauzi meninggal dunia dalam kecelakaan maut dilindas truk fuso bermuatan penuh beras di depan Rumah Makan Bahagia, Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung Rabu 18 Oktober 2017.

Ketika itu, Fauzi baru saja pulang mengantar putra ketiganya, Muhammad Alberto (7) ke tempat lesnya di daerah Karang Maritim.

Hari itu, ternyata menjadi hari terakhir Alberto diantar ayah tercintanya.

Fauzi pergi untuk selama- lamanya ke hadapan Sang Khalik.

Baca: Sudah Tunangan Siap ke Pelaminan, 6 Selebriti Ini Malah Gagal Nikah, Ada yang Diputus Lewat SMS

Kakak Fauzi, Saiful (45) menceritakan, pada hari tragis itu Fauzi tidak biasanya melewati Jalan Soekarno-Hatta.

"Biasanya dia berangkat dan pulang mengantar Alberto hanya lewat Jalan Yos Sudarso. Tapi kemarin, dia berangkat lewat Jalan Yos Sudarso dan pulangnya lewat Jalan Soekarno-Hatta," ujar Saiful yang ditemui di rumah duka.

Baca: Karma Baik Memang Ada, Berikan Rp 600 Ribu pada Sosok di Toilet, Pria Ini Dapat Miliaran Rupiah

Setelah mengantar Alberto ke tempat les, Hendrik mengalami kecelakaan di Jalan Soekarno-Hatta tidak jauh dari tempat tinggalnya.

Hampir seluruh tubuhnya hancur dilindas roda fuso warna hijau BE 9307 CV bermuatan penuh beras.

kecelakaan maut
Kecelakaan maut ()

Pantauan Tribun di tempat kejadian perkara (TKP), warga menutup jasad korban menggunakan daun pisang. Ratusan warga sekitar pun berkerumun di lokasi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved