TribunLampung/

Polisi Gadungan Polres Lampung Timur Peras Warga, Bisa '86' Kasus

Polisi gadungan Polres Lampung Timur Peras Warga, Bisa '86' Penambangan Pasir Ilegal.

Polisi Gadungan Polres Lampung Timur Peras Warga, Bisa '86' Kasus
ist
barang bukti pemerasan 

Laporan Reporter Tribun Lampung Muhammad Heriza

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNGTIMUR - Polisi gadungan Polres Lampung Timur Peras Warga, Bisa '86' Penambangan Pasir Ilegal.

Petugas Polsek Pasir Sakti, Polres Lampung Timur, menangkap tersangka tindak pidana pemerasan dengan modus menjadi sebagai anggota Polres Lampung Timur.

Baca: Cari Remaja yang Jatuh ke Sungai dari Jembatan Gantung Tanggamus, Tim Gabungan Kaget Dapat Hal Ini

Tersangka berinisial DI (31), warga Desa Labuhan Maringgai, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung.

Kapolsek Pasir Sakti AKP Kusnen mengatakan, tersangka berhasil ditangkap setelah polisi mendapatkan laporan dari warga bernama Yustan (24).

Warga Desa Sumur Kucing, Kecamatan Pasir Sakti, Lampung Timur tersebut, mengaku diperas oleh tersangka yang mengaku anggota dari Polres Lampung Timur dan Barak RI.

Kusnen menjelaskan, peristiwa tindak pidana pemerasan itu terjadi pada Senin, 13 November 2017, sekitar pukul 10.00 Wib.

Tersangka DI mendatangi Yustan yang saat itu sedang menyedot pasir di belakang rumahnya yang terletak di Desa Sumur Kucing, Kecamatan Pasir Sakti, Lampung Timur.

Menurut Kusnen, rencananya pasir yang disedot tersebut, akan digunakan korban untuk membuat batako rumah.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Heriza
Editor: wakos reza gautama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help