Ternyata Masih Banyak Orang Baik, Dokter Ini Kenakan Bayar Seikhlasnya Saat Berobat

"Orang miskin dilarang sakit." Kalimat ini tak asing yang bermaksud lontarkan satire, bagaimana susahnya wong cilik mendapatkan obat.

Editor: Teguh Prasetyo
Facebook Lestarry
Dokter S Wijaya 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, INDRAMAYU  - "Orang miskin dilarang sakit." Kalimat ini tentu tidak asing di telinga bagi yang bermaksud lontarkan satire, sindiran bagaimana susahnya wong cilik mendapatkan obat.

Tapi itu tidak lagi dirasakan oleh rakyat kecil di sekitar Indramayu, Jawa Barat.

Baca: Waduh Saat Diperiksa Dokter, Berkali-kali Setnov Tertidur

Seorang dokter berhati mulia menempelkan spanduk pada klinik, tempatnya praktik kerja.

Spanduk itu dipajang tepat di atas pintu masuk kliniknya.

Menjelaskan bagaimana dia tidak mematok tarif bagi siapa pun yang berobat, bahkan, tak punya uang sekalipun tetap dia layani.

Dokter S. Wijaya, namanya.

Klinik yang berada di Jalan D.I Panjaitan No 36 Indramayu jadi perbincangan semenjak sebuah akun Facebook bernama Sany Lestarry membagikan via berandanya per 26 Mei 2017.

Baca: Ini 4 Fakta Prestasi Jennifer Dunn, Waduh Nggak Ada yang Positif Sama Sekali

Kiriman itu berisi sederet tulisan yang dibarengi dengan sebuah foto klinik Dokter Wijaya.

Foto itu tampak diambil seadanya, di mana terlihat sosok perempuan duduk di sebuah meja tepat di samping pintu masuk.

Klinik yang dominan berwarna merah muda buah persik tersebut bertuliskan,

DR. S. WIJAYA

PENGOBATAN KANGGO WONG CILIK

Tanpa Tarif
Bayar seikhlasnya
Tidak punya uang, tidak usah bayar
Latar spanduknya bewarna biru dengan beberapa motif kembang sebagai hiasan.

Halaman
12
Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved