TribunLampung/

Wisata

Kuliner Lampung - Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Es Goyobod yang Manis nan Gurih

Segarnya es puter, gurihnya santan, lembut, dan empuknya goyobod bercampur menjadi satu dalam segelas es Goyobod .

Kuliner Lampung - Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Es Goyobod yang Manis nan Gurih
Tribunlampung/Dennish
Es Goyobod ala Rumah Besek 

Laporan Reporter Tribun Lampung Dennish Prasetya

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Segarnya es puter, gurihnya santan, lembut, dan empuknya goyobod bercampur menjadi satu dalam segelas es Goyobod. Goyobod yang sudah beroperasi sejak 2017 dan berlokasi di jalan Slamet Riyadi Nomor 24 Bumi Waras Teluk Betung Bandar Lampung ini tak main-main dalam masalah rasa.

Baca: MUI Lampung Dukung Fatwa Haram Penyiaran Infotainment

Pemiliknya Chetrin tak mau memasukan rasa lain ke dalam goyobodnya. Ia hanya mau membuat goyobod original yang terdiri dari goyobod, santan, es serut, es puter, dan kelapa muda. Sebetulnya, es goyobod autentik tak mengandung es serut. Lantaran terbuat dari santan, es puter di dalam es goyobodnya sama sekali tidak mengubah struktur rasa. Justru dengan adanya es serut, gurihnya santan semakin kentara.

"Sebetulnya saya tidak sengaja pakai es puter. Dulu sempat goyobodnya kehabisan santan, tapi pelanggan masih banyak yang antre. Nah goyobod kan harus ada santan, kebetulan saya juga jual es puter. Saya campur aja goyobod dengan es puter. Eh besoknya banyak pembeli yang ingin es goyobod pakai es puter," ujar Chetrin.

Baca: Langka, Hiswanamigas Imbau Masyarakat Mampu Tak Ikutan Pakai Elpiji 3 Kg

Rasa manisnya berasal dari gula putih dinilai pas dengan goyobod. Goyobodnya sendiri terbuat dari aci kawung. Goyobodpun berbentuk kubus sempurna, tidak hancur. Aci kawung atau tepung aren dicampur dengan air dan penyedap, direbus dan diaduk hingga mengental dengan api menyala. Sedikit saja terlambat mengaduk, goyobod akan mengeras di bagian bawahnya dan akan tercium bau tak sedap.
Es puternya pun terasa lembut, gurih santan, dan manis. Di dalamnya dicampur nangka yang telah dihaluskan.

"Goyobod yang sudah masuk santan sudah tidak bisa dijual besok, maksimal sehari. Goyobod yang belum masuk santan seminggu kuat, tapi kekenyalannya berubah," katanya.

Penulis: dennish prasetya
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help