RSUDAM Kewalahan Hadapi Pedagang yang Kucing-kucingan dengan Petugas
Humas RSUDAM Ahmad Safri mengatakan siapapun yang berjualan di lingkungan rumah sakit tidak diperbolehkan.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribun Lampung Bayu Saputra
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Humas RSUDAM Ahmad Safri mengatakan siapapun yang berjualan di lingkungan rumah sakit tidak diperbolehkan.
Segala keperluan untuk pasien serta keluarga pasien itu semua ada koperasi didekat ruangan UGD. Jika apa yang dibutuhkan oleh keluarga pasien bisa membeli di koperasi tersebut.
"Kita sebenarnya sudah mengerahkan satpam untuk selalu memberikan peringatan kepada pedagang agar tak dagang didalam rumah sakit," kata Humas RSUAM Ahmad Safri saat dihubungi Tribun Lampung, Senin (27/11)
Baca: VIDEO CONTENT - Travel Lampung Tutup Paket ke Bali
Pedagang juga memang pintar, saat jam besuk mereka datang dan membawa barang-barangnya yang dijual.
Petugas juga kadang kewalahan menghadapi para pedagang yang kucing-kucingan dengan petugas.
Kedepannya pihak manajemen telah mengajukan untuk pembangunan kantin kepada Pemprov Lampung, itu semua dianggarkan pada 2018 mendatang.
”Tapi kita gak tahu ini bisa direalisasikan atau tidak, tapi sifatnya kita telah mengajukan agar dibangun kantin sebagai sarana prasarana bagi para pasien dan keluarganya mencari kebutuhan," ujarnya.
Baca: Resmi Bertunangan, Intip Cantiknya Cincin yang Tersemat di Jari Calon Istri Pangeran Harry
Harapannya dengan adanya kantin itu agar tertata sistemnya, dan juga imbauannya agar membeli kebutuhan itu di koperasi yang telah disediakan RSUAM.
Jangan membeli kepada pedagang asongan yang ilegal itu, jadi diharapkan masyarakat juga putus rantainya dan jangan berikan kesempatan untuk penjual itu melakukan transaksi.(byu)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/pedagang-di-rsudam_20171128_104143.jpg)