Merasa Terancam Pasca-putus, Remaja di Bawah Umur Bunuh Pasangan Gay-nya dan Jejalkan Mayat di Koper
Beberapa jam kemudian, sang ibu menemukan kebenaran mengerikan setelah menyadari koper di kamar putranya tak berada di tempat yang semestinya.
Penulis: Salma Fenty Irlanda | Editor: Salma Fenty Irlanda
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID --Kasus pembunuhan akibat dendam kembali terjadi.
Hu Congliang, seorang remaja asal China tewas dibunuh mantan pacarnya yang berkebangsaan Italia setelah mengancam akan menyebarkan foto-foto seksualitasnya setelah hubungan keduanya kandas.
Remaja 20 tahun ini meregang nyawa setelah sebelumya dibekap menggunakan bantal hingga mati lemas oleh pasangan gaynya yang berusia 17 tahun.
Baca: Turun dari Gerbong Kereta, Gadis Kecil Ini Justru Terperosok dan Jatuh ke Tepi Rel, Akhirnya. . .
Sebelumnya, Hu mengancam akan menyebarkan foto seksual pasangannya tersebut yang telah ia simpan di ponselnya.
"Karena merasa terancam, mantann pacar Hu bermaksud melakukan balas dendam dan melancarkan aksi pembunuhan tersebut dengan dibantu empat rekan yang seluruhnya masih di bawah umur," terang seorang polisi di Kota Modena, Italia.
Saat kejadian, para remaja mendatangi apartemen Hu.
Mereka bahkan bertemu dan menyapa ibu Hu sebelum naik ke lantai atas menuju kamar korban.
Di sanalah, mereka melancarkan aksi kejinya.
Baca: Dicky, Seorang Remaja Ditemukan di Hutan Kalimantan setelah 2 Bulan Menghilang, Begini Kondisinya!
Setelah membekap Hu hingga tewas, mereka mengambil koper di dalam kamar korban dan memasukkan mayat pemuda itu di dalamnya, memasukkannya ke bawah kolong tempat tidur dan pergi.
Berdasarkan keterangan polisi, semula mereka berencana untuk membawa pergi mayat itu dan membuangnya, tapi entah kenapa rencana mereka berubah dan menjadi kacau.
Sebelum meninggalkan apartemen, mereka berpamitan pada ibu Hu dan mengatakan jika Hu pergi keluar beberapa waktu yang lalu.
Beberapa jam kemudian, sang ibu menemukan kebenaran mengerikan itu setelah menyadari koper di kamar putranya tak berada di tempat yang semestinya.
Ia menemukan mayat Hu dijejalkan ke dalamnya.