TribunLampung/

Haul Gusdur Ke-8 di Lampung - Membumikan Islam Nusantara Menggeser Islam yang Sangar

Haul Gusdur Ke-8 di Lampung - Membumikan Islam Nusantara Menggeser Islam yang Sangar

Haul Gusdur Ke-8 di Lampung - Membumikan Islam Nusantara Menggeser Islam yang Sangar

Laporan Wartawan Tribun Lampung Romi Rinando


TRIBUNLAMPUNG.CO.ID – Haul Gusdur Ke-8 di Lampung - Membumikan Islam Nusantara Menggeser Islam yang Sangar

Kelompok Studi Kader (Klasika)  menyelenggarakan Haul Gus Dur ke 8 bertajuk 'Membumikan Islam Ramah, Islam Nusantara'  Sabtu (9/12). Dialog interaktif akan menghadirkan Penulis dan Aktivis NU, yakni Nur Khalik Ridwan.

Nur Khalik ini akan  membahas tentang Islam nusantara yang mengedepankan pluralisme dalam berbangsa dan bernegara, bukan radikal.

Baca: Mahasiswi UIN Ditemukan Tewas di Kosan - Sempat Unggah tentang Kehamilan Luar Nikah di Facebook-nya

Klasika merupakan tempat berkumpulnya anak-anak muda Nahdlatul Ulama (NU). Tujuannya untuk mengembalikan kehidupan bernalar yang baik dan benar, di tengah distorsi informasi yang kian hari semakin abstrak.

Founder Klasika Chepri Hutabarat mengatakan wacana mengenai Islam Nusantara harus benar-benar dibumikan kembali di Indonesia. Sebab, pasca peristiwa politik Pilkada DKI, menurutnya wajah Islam semakin sangar.

Baca: LIVE STREAMING BEIN SPORT LIVERPOOL VS SPARTAK - Jurus Klopp Menangi Laga tanpa Kelelahan

"Tampilan Islam yang rileks,  sejak dulu biasa menghadapi pluralitas bergeser. Ini akibat distorsi informasi, tak ada benteng lagi. Maka dilatih berpikir agar tidak sesat pikir," ujar Chepri  melalui rilis kepada tribun  Rabu (6/12/2017).

Penanggungjawab Program Klasika Een Riansyah menambahkan peringatan Haul Gus Dur ke - 8 juga akan diisi  tiga rangkaian  dialog.

Hari pertama  menghadirkan  Nur Khalik Ridwan.   Kemudian hari  kedua  berlangsung  23 Desember  menghadirkan intelektual NU KH Ahmad Baso.  Dan hari terakhir  6 Januari  menghadirkan Ketua Jaringan Gusdurian, Alissa Wahid. (*)

Penulis: Romi Rinando
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help