Ayahnya Meninggal, Dua Gadis Ini Buat Keputusan Memilukan Karena Tak Ingin Menyusahkan Ibunya

Sementara ibu mereka, Lailawati Che Ahmad (34) mengatakan putrinya telah membuat keputusan sendiri dan dia tidak punya pilihan selain menyetujuinya.

Penulis: Vika Widiastuti | Editor: Vika Widiastuti
The Coverage/Sinar Harian
Ditinggal ayahnya, dua anak ini buat keputusan memilukan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Dua dari lima saudara kandung yang baru saja kehilangan ayah mereka dua bulan lalu berani membuat keputusan yang memilukan.

Ayah mereka dilaporkan telah meninggal karena penyakit stroke.

Baca: Suaminya Digerebek Ngamar Bareng Polwan, Istri Polisi Ini Beri Jawaban Tak Disangka

Dua gadis tersebut rela ditempatkan di sebuah pusat kesejahteraan karena mereka tidak mau membebani ibunya.

Dilansir dari The Coverage pada Kamis (28/12/2017) gadia-gadis tersebut masih muda tetapi telah membuat keputusan dewasa.

Mereka adalah Nur Asma Fatihah R Azmi (9) dan Nur Syahira Ilya (12) dari Kampung Besah, Malaysia memilih tinggal di pusat kesejahteraan dengan hati terbuka.

Sementara ibu mereka, Lailawati Che Ahmad (34) mengatakan putrinya telah membuat keputusan sendiri dan dia tidak punya pilihan selain menyetujuinya.

Selain itu, Laila juga tak ingin pendidikan anak-anaknya terbengkalai.

Ditinggal ayahnya, dua anak ini buat keputusan memilukan
Ditinggal ayahnya, dua anak ini buat keputusan memilukan (The Coverage/Sinar Harian)

"Tidak mudah membesarkan anak tanpa pekerjaan, suami saya (R Azmi Md Desa) adalah orang yang kami andalkan dan kini dia telah pergi untuk selamanya," ujarnya.

Demikian katanya kepada wartawan saat ditemui di Panti Asuhan dan Kesejahteraan Nur Hidayah.

Baca: Wanita Misterius Dilaporkan Berjalan ke Laut Dini Hari, Tim SAR Binggung, Ini yang Mereka Temukan

"Jadi setelah banyak diskusi, dua dari mereka setuju tinggal di panti asuhan, tetapi kakak perempuannya tidak mau meninggalkan saydara laki-lakinya yang berumur empat tahun dan satu tahun. Mereka terus tinggal bersamaku," terangnya.

Sementara itu, Wakil Katua Panti Asuhan dan Kesejahteraan, Mohamad Bakre Yaakop mengatakan, dia akan bertanggung jawan penuh untuk mensponsori kedua saudara perempuan tersebut untuk pendidikan mereka.

(Tribunnews/Vika Widiastuti)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved