Begini Perjuangan Komunitas Sedekah Nasi Lampung

Komunitas sedekah nasi ini sudah berjalan dua tahun, dan sudah ada di Bandar Lampung, Pringsewu, dan Metro.

Begini Perjuangan Komunitas Sedekah Nasi Lampung
Tribun Lampung/IST
Relawan Komunitas Berbagi Nasi Lampung menggunakan sepeda motor untuk membagikan nasi. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Bayu Saputra

BANDAR LAMPUNG, TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Sesuai dengan namanya, Komunitas Sedekah Nasi Lampung rutin berbagi nasi bungkus kepada sesama, terutama kepada orang yang tidak mampu.

"Jadi sasaran kita kaum dhuafa yang memang bekerja. Dan biasanya kita membagikan nasi itu pada hari Jumat," kata Ika Yuda Ningrum, Ketua Komunitas Sedekah Nasi Lampung kepada Tribun, Rabu (3/1/2018).

Menariknya, untuk membagikan nasi tersebut, relawan dari komunitas ini berkeliling menggunakan sepeda motor. Biasanya mereka yang mendapat nasi gratis tersebut yakni tukang becak, pemulung, pedagang hingga pedagang koran.

Komunitas Berbagi Nasi Lampung
Komunitas Berbagi Nasi Lampung (Tribun Lampung/IST)

Menurut Ika, setiap kali membagikan nasi, sedikitnya ada 100 bungkus yang dibagikan. Di mana nasi tersebut didapat dari donatur tetap yang berjumlah sekitar 20 orang.

Ika mengaku, komunitas sedekah nasi ini sudah berjalan dua tahun lamanya, dan sudah ada tiga daerah yang ikut andil, di antaranya Bandar Lampung, Pringsewu, dan Metro. Dengan jumlah relawan yang telah terdaftar ada sebanyak 30 orang.

Dia menjelaskan, gerakan sosial ini terus ditanamkan kepada seluruh relawan, karena bagaimanapun dibalik harta yang dimiliki itu ada hak orang lain. "Karena pada dasarnya dengan bersedekah tidak akan mengurangi kekayaan seseorang, bahkan akan menambah rezeki bagi yang memberikan sedekah itu," tuturnya.

Bahkan, terus Ika, setiap moment lebaran, Komunitas Sedekah Nasi Lampung membagikan santunan berupa uang kepada anak-anak fakir miskin, dengan harapan uang yang diberikan dapat berguna untuk memenuhi kebutuhan mereka dalam menyambut hari raya.

Komunitas Sedekah Nasi Lampung berencana membuat TPA (Taman Pendidikan Alquran). "Jadi kegiatan sosial kita itu selain berbagi nasi, juga berbagi ilmu dengan membuka TPA. Namanya nanti TPA Sedekah Nasi," ujar Ika.

Ika berharap program jangka panjang tersebut dapat segera tercapai. "Untuk itu kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin menjadi donatur pembuatan Taman Pendidikan Alquran. Bagi yang bersedia menjadi donatur silakan hubungi saya di nomor 0823-7511-7717," katanya.

Ika juga mengajak masyarakat untuk menjadi relawan Komunitas Sedekah Nasi, karena sampai saat ini yang sudah terdaftar itu mulai dari ibu-ibu hingga mahasiswa pun ada.(byu)

Penulis: Bayu Saputra
Editor: muhammadazhim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help