Berita Video Tribun Lampung

(VIDEO) Menilik Keindahan Pantai Tapak Kera di Lampung Selatan yang Menakjubkan

Pantai ini berada di kawasan garis pantai Lampung Selatan. Tepatnya ada di Desa Kenjuru, Merak Belantung, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan.

Laporan Reporter Tribun Lampung Dennish Prasetya

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Sudah pernahkah Anda dengar nama Pantai Tapak Kera? Pantai ini berada di kawasan garis pantai Lampung Selatan. Tepatnya ada di Desa Kenjuru, Merak Belantung, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, provinsi Lampung.

Geliat dunia pariwisata di lampung 10 tahun belakangan ini terus menunjukkan trend positif, dengan ditemukannya beberapa destinasi wisata alam pantai maupun destinasi buatan yang merekayasa keindahan alam.

Baca: Lebih Humanis, Ini yang Dilakukan Polsek Negeri Besar untuk Menciptakan Ketertiban

Pantai Tapak Kera merupakan salah satu yang mulai menjadi bahan perbincangan di berbagai media sosial. Lantaran keindahan lokasi dan pemandangannya yang kemudian diupload beberapa orang pelancong yang sempat ke lokasi ini.

Baca: Dinas PU Diminta Perbaiki Jalan Bergelombang di Jalan Ratu Dibalau

Meski tidak se viral Pulau Pahawang atau Puncak Mas, namun Pantai Tapak Kera mulai banyak dikunjungi perorangan yang penasaran ingin tahu pemandangan indah di pantai yang belum dikelola itu.

Masyarakat sekitar memberikan akses jalan lewat tanah di perkebunan desa itu, agar para pemburu pemandangan bisa masuk kawasan pantai, meski harus berjalan kaki sepanjang 500-an meter.

Sejarahnya dulunya, di kawasan pantai ini banyak Kera. Kalau air laut lagi surut, Kera-kera itu turut ke tebing dan pantai untuk mencari makan. Dari itulah warga sini menamakan di sini pantai Tapak Kera

Sampai saat inpun Kera masih banyak di kawasan ini dan sering memakan tanaman warga yang berada di tebing-tebing dan sekitar pantai.

selain bermain bersama gerombolannya, juga sering mencari makanan seperti rumput laut, dan lain-lain. Secara alami pemandangan di sini sangat indah, ada unsur tebing dan pantainya yang indah.

Akses jalan menuju ke lokasi ini akhirnya disiapkan oleh warga seadanya saja. Warga menyiapkan lahan parkir baik untuk mobil maupun motor di suatu tempat yang sudah dikelola seadanya juga dengan membayar Rp10 ribu.

Setelah itu para pelancong harus berjalan kaki ke lokasi pantai. Medannya yang naik turun, menambah kenikmatan berwisata alam, dengan jarak tempuh setengah kilometer melalui jalan setapak di tengah perkebunan warga.

Penulis: dennish prasetya
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved