Geger Pelaku Pembunuhan Sahroni Sekeluarga Ditangkap, Polisi Tingkatkan Status
Geger terduga pembunuhan Haji Sahroni sekeluarga, yang jasadnya ditemukan terkubur di bawah pohon nangka, disebut telah ditangkap polisi.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Indramayu - Geger terduga pembunuhan Haji Sahroni sekeluarga, yang jasadnya ditemukan terkubur di bawah pohon nangka, disebut telah ditangkap polisi.
Polisi pun langsung angkat bicara mengenai kabar yang menghebohkan jagat maya tersebut.
Kabar heboh itu diketahui dari media sosial. Sejumlah akun Facebook membagikan informasi bahwa terduga pelaku pembunuhan Haji Sahroni (70) dan empat anggota keluarganya di Kelurahan Paoman, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, sudah berhasil diamankan polisi.
Pembunuhan adalah tindakan menghilangkan nyawa orang lain secara sengaja dan melawan hukum. Ini merupakan satu di antara kejahatan paling serius dalam sistem hukum pidana.
Dikutip Tribunlampung.co.id dari TribunJabar.id, satu di antara akun @Dina Setiawati Qurotulainin menuliskan, “Katanya pelaku pembunuhan 1 keluarga BPK hj Sahroni sudah ditangkap. 3 orang pelaku ketangkep sementara 2 orang pelaku masih dicari. Itu orang dekat sini, Indramayu kota. Semoga secepatnya ditemukan semua dan dihukum seberat-beratnya. Aamiin ya Allah. Nyawa dibayar dengan nyawa!”
Namun, pihak kepolisian menegaskan hingga saat ini kabar tersebut tidak benar.
Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno saat dikonfirmasi melalui pesan singkat membantah adanya penangkapan.
“Wa’alaikum salam wr wb, sampai saat ini belum ada pelaku yang diamankan."
"Kami sedang dan terus melakukan pencarian pelaku,” ujar Tarno, Kamis (4/9/2025).
Ia menambahkan, penyidik Polres Indramayu masih mendalami kasus tragis ini.
Polisi juga telah menaikkan status penanganan perkara ke tahap penyidikan karena diyakini ada unsur pidana dalam peristiwa yang merenggut nyawa satu keluarga tersebut.
“Sampai saat ini update dari pengembangan kasus perihal meninggalnya lima orang dalam satu keluarga di Paoman, tim penyidik meningkatkan statusnya ke penyidikan."
"Karena dari tim rekan-rekan penyidik, meyakini menemukan ada peristiwa pidana pada kasus tersebut,” ucapnya.
Sejauh ini, sebanyak 11 saksi sudah diperiksa, mulai dari warga sekitar hingga pihak keluarga korban.
“Saksi awal sebenarnya lima orang, kemudian berkembang kurang lebih 11 orang sampai saat ini."
pembunuhan
| Suami Bejat Aniaya Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dibuang ke Saluran Drainase |
|
|---|
| Siasat Pelaku Pembunuhan di Kendari Tutupi Teriakan Korban dengan Musik |
|
|---|
| Kesaksian Pilu Ibunda Bilqis, Syok Lihat Anaknya Bersimbah Darah di Rumah Sendiri |
|
|---|
| Peran Remaja dalam Kasus Pembunuhan Duda di Lampung Timur, Jebak Korban Bertemu Pelaku |
|
|---|
| Remaja di Lampung Muluskan Rencana Pembunuhan, Jemput Korban Ajak Konsumsi Miras |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Geger-Pelaku-Pembunuhan-Sahroni-Sekeluarga-Ditangkap-Polisi-Tingkatkan-Status.jpg)