Tetangga Kaget Mendengar Anggun Bawa Kabur Uang Rp10 Miliar, "Nekat Juga Dia"

Tetangga Anggun alias AT, sopir Bank Jawa Tengah (Jateng) yang nekat bawa kabur uang Rp10 miliar, mengaku kaget mendengar kabar tersebut.

Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
TETANGGA TAK PERCAYA - Foto ilustrasi uang. Tetangga Anggun alias AT, sopir Bank Jateng yang nekat bawa kabur uang Rp10 miliar, mengaku kaget mendengar kabar tersebut. Menurut penuturan tetangga Anggun, Wahyu, sopir mobil operasional bank tersebut dikenal sering bersosialisasi dan termasuk warga yang aktif di lingkungan tempat tinggalnya. Wahyu pun sempat tak percaya ketika Anggun membawa kabur uang Rp10 miliar tersebut. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Wonogiri - Tetangga Anggun alias AT, sopir Bank Jawa Tengah (Jateng) yang nekat bawa kabur uang Rp10 miliar, mengaku kaget mendengar kabar tersebut.

Menurut penuturan tetangga Anggun, Wahyu, sopir mobil operasional bank tersebut dikenal sering bersosialisasi dan termasuk warga yang aktif di lingkungan tempat tinggalnya. Wahyu pun sempat tak percaya ketika Anggun membawa kabur uang Rp10 miliar tersebut.

Insiden Anggun, yang merupakan sopir Bank Jawa Tengah (Jateng) di Kabupaten Wonogiri, membawa kabur uang hampir Rp10 miliar itu terjadi pada Senin (1/9/2025). Sebelum membawa kabur uang miliaran itu, Anggun sempat meminta izin kepada petugas untuk memindahkan parkiran mobil.

Bank Jawa Tengah (Bank Jateng), yang bernama resmi PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, adalah satu bank pembangunan daerah yang dimiliki Pemerintah Provinsi Jawa Tengah beserta Pemerintah Kota dan Kabupaten di Jawa Tengah.

Didirikan pada 6 April 1963 dengan tujuan awal untuk mengelola keuangan daerah dan mendukung pembangunan serta perekonomian regional. Bank Jateng merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang berbadan hukum perseroan terbatas (PT). Adapun berbagai produk Bank Jateng yakni layanan tabungan (seperti Tabungan Bima dan Simpeda), kredit (seperti KUR dan kredit konsumtif), serta layanan digital seperti Bima Mobile dan internet banking.

Dikutip Tribunlampung.co.id dari Tribunnews.com, Anggun bersama istri dan anaknya diketahui tinggal di Kelurahan Giriwono, Kecamatan Wonogiri Kota.

Seorang tetangga Anggun, yakni Wahyu menjelaskan bagaimana keseharian sang sopir Bank Jateng tersebut. Menurut Wahyu, Anggun dikenal sering bersosialisasi dan termasuk warga yang aktif di lingkungan tempat tinggalnya.

"Kalau berinteraksi di masyarakat ya seperti pada umumnya. Lumrahnya masyarakat, sering bersosialisasi," ujar Wahyu, dikutip dari TribunSolo.com, Sabtu (6/9/2025).

Wahyu bahkan mengatakan jika dirinya belum lama ini bertemu dengan Anggun. “Sempat bertemu dengan Anggun. Dia bertanya soal kegiatan peringatan HUT ke-80 RI,” jelas Wahyu.

Saat itu, Anggun dan beberapa warga lain yang berkumpul juga sempat membicarakan masalah gaji. "Ada cerita soal gaji di kalangan bapak-bapak itu, dia (Anggun) sempat cerita gaji Rp3 juta, tapi juga pusing untuk kebutuhan, susu anak dan yang lainnya," imbuhnya.

Wahyu sendiri mengaku kaget setelah mendengar kabar jika Anggun diduga membawa kabur uang senilai Rp10 miliar.

"Saya dapat informasi sore, saat itu belum percaya. Sampai saya memastikan telepon ke teman-teman. Saya kaget, karena nekat juga," ujar dia.

Usai kejadian itu, berdasar informasi warga yang tinggal di sekitar rumah Anggun, banyak orang asing yang berdatangan. "Entah siapa, bahasanya nyanggong di sana," imbuhnya.

Berita selanjutnya Terkuak Teka-teki Mobil Pikap yang Datang ke Rumah Sahroni Sebelum Penemuan Jasad

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved