Tak Dipinjami Uang, Tukang Pijat Menyesal Bunuh Arsitek

AM mengaku tak bisa tidur nyenyak usai membunuh Feri. Bayang-bayang wajah Feri terus menghantuinya.

Tak Dipinjami Uang, Tukang Pijat Menyesal Bunuh Arsitek
Kompas.com/Akhdi Martin Pratama
AM (20), pembunuh arsitek bernama Feri Firman (50), saat di Mapolda Metro Jaya, Minggu (7/1/2018). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - AM (20) mengaku menyesal telah menghabisi nyawa seorang arsitek bernama Feri Firman (50). Dia tega menghabisi Firman lantaran kesal tak dipinjami uang untuk membayar sewa kontrakannya.

"Jujur saya nyesel banget," ujar AM di Mapolda Metro Jaya, Minggu (7/1/2018).

AM mengaku tak bisa tidur nyenyak usai membunuh Feri. Bayang-bayang wajah Feri terus menghantuinya.

"Hidup saya enggak tenang. Kepikiran keluarga juga, gara-gara saya mereka menderita," kata AM.

Baca: Hobi Unggah Video Bunuh Diri, YouTuber Ini Dikecam, Begini Nasibnya Sekarang

AM mengatakan, dia sedang membutuhkan uang sebesar Rp 750.000 untuk membayar sewa kontrakan selama dua bulan. Jika tak segera membayar, dia dan keluarganya akan diusir.

Namun, ketika meminjam uang kepada Feri, arsitek itu tak juga memberikannya. Menurut dia, Feri malah menghinanya.

Padahal, AM telah memijatnya selama semalaman. Akhirnya Feri spontan menghabisi pria yang telah menduda itu. "Intinya saya spontan saja. Kalap saja seperti itu," ucap dia.

Baca: Lihat Seramnya Aokigahara, Hutan Bunuh Diri di Jepang! YouTuber Terkaya Dunia Kena Batunya Disini

Ahmad membunuh Feri di rumahnya di Perumahan Poin Mas, Depok, Jawa Barat 10 Desember lalu. Namun, jenazah Feri baru ditemukan pada 3 Januari 2018 setelah tetangga mencium bau busuk di rumah korban.
AM pun ditangkap polisi di rumah kerabatanya di kawasan Bogor, Jumat (6/1/2018) lalu. (kompas.com)

Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help