Bengis Habisi Satu Keluarga, Andi Lala Menangis Saat Divonis Mati

Bengis Habisi Satu Keluarga, Andi Lala Menangis Saat Divonis Mati di Pengadilan Negeri Medan

Bengis Habisi Satu Keluarga, Andi Lala Menangis Saat Divonis Mati
Andi Lala menangis 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Andi Matalata alias Andi Lala adalah otak pelaku pembunuhan terhadap Suherwan di Lupukpakam, Deliserdang tahun 2015 dan pembunuhan satu keluarga di Mabar pada April 2017 lalu.

Ia divonis hukuman mati oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jumat (12/1/2018).

Selama sidang berlangsung pandangannya kosong.

Andi Lala terlihat beberapa kali menundukkan dan juga menengadahkan wajahnya.

Tangannnya terus bergerak memainkan jemarinya.

Hingga akhirnya palu diketuk tanda sidang berakhir oleh Ketua Majelis Hakim, Dominggus Silaban, tim penasihat hukumnya dari Pusat Bantuan Hukum DPC Peradi Medan langsung menghampiri Andi Lala sembari membisikan sesuatu kepadanya.

Baca: Bukan Adegan Hot, Bintang Porno yang Meninggal di Usia Muda Ternyata Punya Impian Ini

Baca: La Nyalla Berani Sumpah Pocong, Ini Dampak Ngeri Sumpah Pocong yang Jarang Terungkap

Baca: Penampilan Nyentrik Bupati Cantik yang Dinonaktifkan karena ke AS Tanpa Izin

Kemudian petugas Pengawal Tahanan (Waltah) memborgol tangan Anndi Lala bersama dengan Andi Syahputra dan Roni Anggara untuk selanjutnya dibawa ke ruang sel Tahanan Sementara yang berada di bagian belakang gedung PN Medan.

Halaman
123
Penulis: taryono
Editor: taryono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved