Dibully Akibat Kelainan Genetika, Wanita Ini Lakukan Banyak Operasi Hingga Jadi Begini

Dibully Akibat Kelainan Genetika, Wanita Ini Lakukan Banyak Operasi Hingga Jadi Begini

Editor: Reny Fitriani
Intisari
Tubuh Libby dipenuhi bintil sejak usia 4 tahun. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Dibully Akibat Kelainan Genetika, Wanita Ini Lakukan Operasi Hingga Jadi Begini 

Siapa yang tertawa paling akhir adalah mereka yang jadi paling bahagia.

Inilah yang dialami oleh Libby Huffer, seorang ibu yang menderita penyakit langka, yaitu neurofibromatosis tipe 1.

Baca: DPRD Minta Pemkot Cabut Ijin 2 Tower Melanggar di Jalan Yos Sudarso

Itu adalah sebuah penyakit kelainan genetika yang tidak tumbuh menjadi kanker.

Karena penyakit itu, tubuh wanita berusia 45 tahun itu dipenuhi ribuan bintil tumor mulai dari kepala hingga kakinya.

Baca: Jangan Khawatir, Bulog Siapkan Segini Untuk Operasi Pasar Beras

Kondisi itu membuatnya sering merasa kesakitan. Bahkan sebuah pelukan saja bisa mencederai dirinya sejak masih remaja. Berkat menjalani operasi, Libby Huffer kini jadi cantik seperti putrinya, Lindsey.

Perjuangan Libby berawal pada 2016, saat ia mulai berkampanye menggalang dana untuk membiayai pengobatan dengan electrodessication.

undefined
Tubuh Libby dipenuhi bintil sejak usia 4 tahun.

Electrodessication adalah sebuah operasi pelopor untuk membuang tumor dan membantu mencegah kemunculan tumor itu kembali. Sejak Juni 2017, ia telah menjalani operasi menghilangkan sekitar 1.000 bintil tumor di wajah dan perutnya.

Operasi itu membuat kulitnya jadi bersih. Ia pun menjadi cantik dan jadi percaya diri saat keluar dari rumah. Selain itu, Libby juga menjalani terapi laser CO2 untuk mengurangi parutan di kulitnya. Terapi itu memperbaiki permukaan lapisan atas kulitnya.

“Masih panjang perjalanan untuk menyembuhkan kerusakan emosi yang aku alami bertahun-tahun, tetapi aku tahu hal itu akan membaik seiring waktu,” kata Libby Huffer.

Ia menambahkan, semakin banyak operasi yang ia jalani, rasa percaya dirinya semakin bertambah. Dan, hal itu akan membantunya menghilangkan banyak kenangan masa kecilnya yang menyedihkan.

“Kini aku tidak punya tumor di wajahku dan aku merasa seperti mendapatkan lebih rasa percaya diri sejak operasi itu,” tegas Libby.

undefined
Libby berubah menjadi cantik bersama putrinya Lindsey

Libby pun menceritakan masa-masa kepedihan yang dialaminya karena dibully begitu buruknya. Itu sebabnya, ia mengubah namanya dari Elizabeth menjadi Libby untuk menghilangkan kenangan sedih dari namanya itu.

Halaman
12
Sumber: Intisari Online
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved