Tuntut Batalkan Eksekusi HGU PTPN VII, Massa SPPN VII Besok Unjuk Rasa di PN Blambangan Umpu

Serikat Pekerja Perkebunan (SPPN VII) akan menggelar aksi damai ke Kantor Pengadilan Negeri Blambanganumpu

Tuntut Batalkan Eksekusi HGU PTPN VII, Massa SPPN VII Besok Unjuk Rasa di PN Blambangan Umpu
NET
ilustrasi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Sekitar 800 orang yang tergabung dalam Serikat Pekerja Perkebunan (SPPN VII) akan menggelar aksi damai ke Kantor Pengadilan Negeri Blambanganumpu, Kabupaten Way Kanan, Selasa (30/1).

Demonstrasi berkaitan dengan adanya rencana sita eksekusi lahan HGU PTPN VII yang diklaim oleh PT Bumi Madu Mandiri (BMM).

Baca: Terbongkar, Sosok Wanita Cantik Misterius yang Setia Dampingi Jokowi di Luar Negeri

Kordinator aksi Ferry Rosdiansyah dalam rilisnya mengatakan, pihaknya sudah mengirim surat pemberi tahuan ke pihak Pengadilan Negeri Blambangan Umpu dengan nomor: 021/SPPN VII/E/I/2018 tertanggal 27 Januari 2018.

Surat tersebut juga ditembuskan ke Polda Lampung, Pengadilan Tinggi Tanjungkarang, Polres Way Kanan, dan Polres Lampung Utara.

“Aksi damai ini mendesak kepada Ketua Pengadilan Negeri Blambagan Umpu untuk membatalkan pelaksanaan sita eksekusi lahan milik PTPN VII seluas 320 hektare dan 461 hektare, yang saat ini sedang dalam proses upaya hukum Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung RI,” kata Ferry

Ferry menambahkan, selain ke Pengadilan Negeri Blambangan Umpu, massa juga akan menyambangi Mapolres Way Kanan.

Di markas polisi ini, SPPN 7 juga akan menyuarakan aspirasi untuk memberikan dukungan pengamanan atas aset Negara berupa lahan 320 hektare dan 461 hektare dimaksud dari upaya sita eksekusi yang akan dilakukan oleh PN Blambangan Umpu.

Baca: Hanya di Indonesia, 1 Sepeda Motor Bisa Angkut 8 Penumpang Sekaligus, Lihat Videonya

Sampai dengan saat ini aset lahan dimaksud masih tercatat sebagai aset kekayaan Negara yang dipisahkan pada PTPN VII.

Halaman
12
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help