TribunLampung/

Advertorial

Atasi Kolestrol Tinggi Dengan Rampahoni

Kadar kolesterol jahat dalam tubuhnya itu terus tinggi akibat ia tak pernah memperhatikan pola makan yang baik

Atasi Kolestrol Tinggi  Dengan  Rampahoni
Adv
Baltasar warga Noelbaki, Kupang Tengah – NTT 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID  - Enam puluh tahun sudah dilewatinya. Tak terasa kini ia sudah tak muda lagi.

Namun semangat demi mencukupi kebutuhan rumah tangga, Baltasar, biasa ia dipanggil, tetap gigih banting tulang meski mengalami keluhan kolesterol yang ia rasakan sejak 2 tahun lalu.

Siang ataupun malam, tak pernah ia mengenal lelah meski tubuhnya kini tak sekuat dulu.

Bahkan ketika ia mendapatkan proyekan bangunan pun tak jarang mengeluh kesakitan.

“Jika sudah begini, (sambil memegang kakinya yang kala itu sedang panas) saya merasa seperti tak berdaya, jalan saja susah. Rasa panasnya terasa sampai ke bahu. Terlebih urat syarafnya pun ikut terasa sakit.” keluh warga Noelbaki, Kupang Tengah – NTT tersebut.

Menurut pemeriksaan yang pernah ia lakukan, kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dalam tubuhnya sangat tinggi mencapai 400 mg/dL.

Padahal pada pria kadar kolesterol jahat seharusnya tidak boleh melebihi 159 mg/dL.

Dan jika melebihi 190 mg/dL, keadaan tersebut dapat dikatakan sangat buruk atau tinggi.

Menurutnya, kadar kolesterol jahat dalam tubuhnya itu terus tinggi akibat ia tak pernah memperhatikan pola makan yang baik.

Jika sudah demikian, terkadang harapannya untuk sembuh pun semakin sirna akibat sulitnya ia mengendalikan kadar kolesterolnya.

Halaman
12
Penulis: Andrik Herwanto
Editor: Andrik Herwanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help