Lebih Cepat dari Menyeduh Mi Instan, Bikin e-KTP di Bandar Lampung Tiga Menit Langsung Jadi

Penambahan alat ini tidak lain untuk melakukan regulasi baru dalam pembuatan e-KTP, yakni rekam langsung cetak.

Penulis: hanif mustafa | Editor: nashrullah
Rekam e-KTP Disdukcapil Bandar Lampung 

TRIBUNLAMPUNG, BANDAR LAMPUNG - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandar Lampung saat ini menambah alat cetak KTP elektronik atau e-KTP.

Penambahan alat ini tidak lain untuk melakukan regulasi baru dalam pembuatan e-KTP, yakni rekam langsung cetak.

Wali Kota Bandar Lampung Herman HN menyebutkan, Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Disdukcapil setidaknya saat ini sudah memiliki enam alat cetak e-KTP.

"Ini saat kedatangan Dirjen Disdukcapil Judan Arief Fakhrulloh, saya langsung beli alat hari itu juga," kata Herman, Senin (5/2/2018).

Dengan membeli alat baru, yang sebelumnya tiga unit diharapkan bisa merekam dan langsung dicetak.

"Foto langsung cetak tapi (baru bisa diterapkan) di kantor Pelayanan Satu Atap ini, (untuk pelayanan perekaman di) kecamatan belum. Dan yang kami sampaikan 25 ribu KTP ke depan kami cetak setiap hari," tuturnya.

Herman menuturkan meski di Gedung Pelayanan Satu Atap sudah disediakan alat perekaman yang langsung cetak, namun perekaman di kecamatan tetap ada.

"Nggak ditarik, tapi kalau yang di kecamatan seminggu (baru jadi) ya, kalau di sini (satu atap) langsung karena langsung cetak," tuturnya.

Kepala Disdukcapil Kota Bandar Lampung Zainudin membenarkan proses perekaman dan pencetakan e-KTP hanya berlangsung tiga menit.

"Ini hanya dilayani di Gedung Pelayanan Satu Atap, jadi kalau loading server cepat, ya tiga menit hingga lima menit jadi," tuturnya.

Masih kata dia, kendala yang sering terjadi adalah server dari Kementerian Dalam Negeri sering tersendat.

"Ya tapi semoga lancar terus, namun kami pertama juga mendapat VPN (Virtual Private Number) yang diberikan oleh Dirjen Disdukcapil," katanya.

Dengan adanya VPN tersebut, lanjutnya, Disdukcapil memiliki akses langsung ke server pusat.

"Makanya kami bisa melakukan pencetakan langsung dan ditambah alat baru yang mana saat ini ada enam unit," katanya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved