Daftar Dosa Acara Uya Kuya Mulai dari Umbar Privasi, Kebohongan Publik Hingga Diharamkan Ulama

Daftar Dosa Acara Uya Kuya Mulai dari Umbar Privasi Hingga Sebar Kebohongan Publik Hingga

Daftar Dosa Acara Uya Kuya Mulai dari Umbar Privasi, Kebohongan Publik Hingga Diharamkan Ulama
Warta Kota/nur ichsan
Uya Kuya 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Presenter Uya Kuya sedang berada di puncak kariernya. Ia memandu beberapa acara yang memiliki rating tinggi. 

Sebut saja seperti acara program Rumah Uya dan Pagi-pagi Pasti Happy. Dua acara ini tayang hampir tiap hari di televisi. 

Baca: Kaya, Terkenal dan Tampan, Selebritis Ini Malah Tak Pernah Pacaran, Alasannya Bikin Tak Percaya

Artinya, program tersebut memiliki rating tinggi dan iklan yang banyak. Namun, kedua tayangan ini ternyata juga tidak disukai beberapa orang. 

Karena tayangan program tersebut dianggap tidak mendidik. Bahkan lembaga Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sudah beberapa kali memberikan teguran ke program tersebut. 

Menurut situs resmi KPI program 'Pagi-pagi pasti Happy' dianggap melanggar hak privasi.

Komisi Penyiaran Indonesia Pusat (KPI Pusat) berdasarkan Undang-Undang No. 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran (UU Penyiaran), berwenang mengawasi pelaksanaan peraturan dan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) KPI Tahun 2012 serta memberikan sanksi terhadap pelanggaran P3 dan SPS.

Teguran Tertulis untuk Program Pagi-pagi Pasti Happy (Website KPI)
 
Teguran Tertulis untuk Program Pagi-pagi Pasti Happy (Website KPI)

"Berdasarkan aduan masyarakat, pemantauan dan hasil analisis, KPI Pusat telah menemukan pelanggaran pada Program Siaran “Pagi-Pagi Pasti Happy” yang ditayangkan oleh stasiun TRANS TV pada tanggal 29 Januari 2018 pukul 09.28 WIB," tulis KPI di situs resmi KPI.go.id.

Program siaran tersebut menampilkan perbincangan antara Sandy Tumiwa beserta kuasa hukumnya dan para host terkait penggerebekan mantan istrinya Tessa Kaunang.

"Jenis pelanggaran ini dikategorikan sebagai pelanggaran atas penghormatan terhadap hak privasi," tulis KPI lagi.

Halaman
1234
Penulis: wakos reza gautama
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help