TribunLampung/

BREAKING NEWS LAMPUNG

Kapolda: Petugas Tak Netral Akan Diusir

Bahkan, ia menyebut polisi tidak akan segan-segan mengusir petugas penyelenggara pilkada yang tidak netral.

Kapolda: Petugas Tak Netral Akan Diusir
tribunlampung/riza
Kapolda Lampung Irjen Suntana. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Muhammad Heriza

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kapolda Lampung Inspektur Jenderal Suntana menegaskan keseriusannya dalam menjaga netralitas institusi Polri dalam pergelaran Pilgub dan Pilbup 2018.

Hal itu dikatakannya seusai deklarasi Kesepakatan Bersama Pilkada Damai Tahun 2018 di aula Graha Wiyono Siregar Mapolda Lampung, Selasa, 13 Februari 2018.

Bahkan, ia menyebut polisi tidak akan segan-segan mengusir petugas penyelenggara pilkada yang tidak netral.

Baca: Pesan Kapolda Suntana kepada Paslon Bikin Terenyuh

Baca: Ngeri-ngeri Sedap, Begini Pesan Ketua KPU untuk Paslon

“Tanda tangan ini tidak hanya formalitas. Itu yang harus dipahami. Tapi, tolong diyakini ini adalah salah satu niat baik kita bersama,” ujar Suntana.

Alumnus Akpol 1989 ini mengaku, Polri dan TNI sudah memetakan wilayah mana saja yang akan diamankan.

”Saya sampaikan, Polda sudah menempatkan Brimob di Kabupaten Pesisir Barat dan Kabupaten Tanggamus. Kemudian di Kabupaten Lampung Utara dan juga di Kabupaten Way Kanan,” jelas Suntana.

Selain itu, terusnya, Brimob juga akan dikirim ke Kabupaten Tulangbawang, termasuk mem-backup Kabupaten Tulangbawang Barat dan Mesuji.

“Dengan kehadiran Brimob, diharapkan seluruh wilayah Lampung akan terjaga keamanannya,” ucap Kapolda.

“Saya berharap keakraban para paslon dan timses menjadi modal untuk mewujudkan pilkada aman dan damai. Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir untuk menjadi saksi penandatanganan ikrar ini,” tutup Kapolda. (*)

Penulis: Muhammad Heriza
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help