TribunLampung/

PILGUB LAMPUNG 2018

Sebelum Undian Nomor Urut, Begini Persiapan Cagub-Cawagub

Seperti pasangan calon yang diusung dari PDI Perjuangan, Herman HN-Sutono. Mereka akan melaksanakan salat Magrib berjamaah terlebih dahulu.

Sebelum Undian Nomor Urut, Begini Persiapan Cagub-Cawagub
Tribunlampung.co.id/Muhamad Heriza
Empat pasangan calon gubernur Lampung mengikuti deklarasi Pilkada Damai di Mapolda Lampung, Selasa, 13 Februari 2018 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Jelang pengundian nomor urut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Lampung di Hotel Novotel, Bandar Lampung, pukul 19.00 WIB nanti, beberapa pasangan calon melakukan beberapa persiapan.

Seperti pasangan calon yang diusung dari PDI Perjuangan, Herman HN-Sutono. Mereka akan melaksanakan salat Magrib berjamaah terlebih dahulu.

Baca: Pleno Nomor Urut Diwarnai Insiden Pengusiran Wartawan

Baca: Kapolda: Petugas Tak Netral Akan Diusir

"Kalau khusus gak ada. Tapi, yang jelas nanti kami kumpul dulu dan melakukan salat Magrib berjamaah. Baru setelah salat, kami berangkat bersama," ungkap perwakilan tim pemenangan Herman-Sutono, Rakhmat Husein DC, Selasa, 13 Februari 2018.

Sementara paslon Arinal Djunaidi-Nunik mengaku tidak ada persiapan khusus. "Kita biasa saja. Nanti berangkat bersama-sama dari (kantor DPD) Golkar," sebut Yuhadi, liaison officer (LO) pasangan yang diusung Golkar, PAN, dan PKB ini.

Hal sama diutarakan paslon petahana Ridho-Bachtiar. "Tidak ada persiapan khusus. Cuma nanti sore kumpul di (rumah pribadi Ridho) Vila Citra. Kemudian selepas Magrib berangkat ke Novotel," sebut LO Ridho-Bachtiar, Levi Tuzaidi.

Ketua KPU Provinsi Lampung Nanang Trenggono mengatakan, pengundian nomor urut akan dilakukan oleh keempat pasangan calon dengan disaksikan oleh perwakilan Bawaslu, Kejati, dan Kapolda.

"Jadi pengambilan undian dilakukan dua kali. Pertama, ada 12 bola yang mana ada nomor urutnya di dalam wadah," ungkap Nanang.

Masih kata dia, bola-bola itu diaduk dan diambil oleh ketua Bawaslu, Kejati, dan Kapolda. Setelah itu, barulah calon wakil gubernur yang mengambil.

"Kalau mendapat nomor terkecil, misal nomor 3, maka calon tersebut punya kesempatan pertama kali mengambil nomor urut. Begitu seterusnya," tutupnya. (*)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help