Budi Daya Lada Perdu di Mesuji Perlu Formulasi
Untuk menguji coba penanaman lada perdu di Mesuji, khususnya Kecamatan Panca Jaya, semua bergantung keinginan dan kesiapan petani.
Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: Daniel Tri Hardanto
Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnaen
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MESUJI - Camat Panca Jaya Taufiq Widodo menggandeng Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) setempat untuk mencari formulasi pengembangan potensi tanaman lada di Mesuji.
Hal ini sebagai tindak lanjut hasil pantauan lapangan uji coba tanaman lada milik warga Wiralaga.
"Kami tadi memaparkan produk pertanian apa yang cocok untuk tipe tanah di Panca Jaya. Sejauh ini saya belum melihat ciri khas pertanian selain sawit dan karet, yang menjadi ikon wilayah sini. Pembicaraan tadi mengerucut pada uji coba lada perdu," kata Taufiq saat mengundang BPP di kantornya, Kamis, 8 Maret 2018.
Untuk menguji coba penanaman lada perdu di Mesuji, khususnya Kecamatan Panca Jaya, kata Taufiq, semua bergantung keinginan dan kesiapan petani.
Baca: Ternyata Lada Cocok Ditanam di Mesuji
Baca: Siapakah Pemilik Kebun Ganja di Gunung Tanggamus? Begini Kata Polisi
"Semua kembali ke petani. Makanya kami akan terlebih dahulu menstimulasi dan melihat respons mereka," terang Taufiq.
Dia mengatakan, upaya itu tentu akan melibatkan banyak pihak. Langkah awal yang akan dilakukan pihak kecamatan dan BPP yaitu mengajak tokoh-tokoh pertanian di setiap desa sebagai pionir pengembangan lada perdu.
Pemerintah desa pun akan turut dilibatkan dalam pengembangan tanaman tersebut melalui APBDesa. "Paling tidak ada dua tokoh pertanian per desa yang akan kami gandeng untuk membangun minat petani lainnya di desanya. Kepala desa dan perusahaan yang ada akan kami ajak ikutan terlibat juga. Tadi saya juga sudah telepon Pak Dahuri, Kabid Perkebunan Dinas Pertanian. Dia siap untuk membantu," paparnya.
Hal senada disampaikan Muaddin, penyuluh pertanian lapangan (PPL) Kecamatan Panca Jaya. "Alhamdulillah, kami punya pemikiran yang selaras. Kami segera membuat time schedule untuk menindaklanjutinya bersama kecamatan," tandas Muaddin. (*)