Grafis Tribun Lampung
GRAFIS: Apa Sih Bedanya Garam Konsumsi dan Garam Industri?
Garam sebagai penyampai zat yodium dalam tubuh manusia dalam upaya menanggulangi penyakit gondongan dan kretin endemic.
Penulis: dodi kurniawan | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Garam konsumsi adalah garam yang dikonsumsi bersama-sama dalam makanan atau minuman.
Garam sebagai penyampai zat yodium dalam tubuh manusia dalam upaya menanggulangi penyakit gondongan dan kretin endemic yang merupakan salah satu masalah gizi utama di Indonesia.
Baca: Tak Perlu Perawatan Mahal, Bawang Merah Juga Ampuh Bikin Wajah Glowing, Ini Caranya
Garam konsumsi digunakan untuk memasak dan keperluan rumah tangga. Garam konsumsi memiliki NaCl minimal 94% dan harus memenuhi persyaratan kualitas garam konsumsi.
Baca: Awas Terjebak Hujan, BMKG Prakirakan Hujan Merata Pada Malam Hari
Standar untuk garam konsumsi sudah dapat dipenuhi oleh petani lokal Indonesia.
Garam industri adalah garam yang digunakan sebagai bahan baku maupun bahan penolong bagi industri lain. Garam industri digunakan untuk kebutuhan farmasi, kosmetik, tekstil, dan sebagainya.
Garam industri memiliki NaCl minimal 97%. Khusus untuk industri pangan, kadar Ca dan Mg < 600 ppm. Garam industri juga harus memenuhi persyaratan kualitas industri aneka pangan, industri petrokimia, dan lain-lain. Garam industri memiliki standar dan klasifikasi tersendiri.
Nah biar lebih jelasnya, lihat infografis dibawah ini.



