Kades Diperiksa, Ratusan Warga Ngluruk Polsek Jabung

Tapi, kata Yudi, warga malah tersulut emosinya dan mengambil tindakan sendiri. Mereka juga menuntut polisi membebaskan kepala desa.

Kades Diperiksa, Ratusan Warga Ngluruk Polsek Jabung
Tribun Lampung
Ilustrasi massa datangi kantor polisi 

Laporan Reporter Tribun Lampung Muhammad Heriza

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Ratusan warga Negara Batin, Kabupaten Lampung Timur ngluruk Mapolsek Jabung, Lampung Timur, Sabtu, 17 Maret 2018, malam. 

Kedatangan warga diduga karena kepala desa mereka dikabarkan ditahan di Mapolsek Jabung.

Informasi yang dihimpun, kepala desa setempat diduga menerbitkan surat kepemilikan tanah (SKT) bermasalah.

Kapolres Lampung Timur AKBP Yudi Chandra membenarkan kedatangan ratusan warga ke Mapolsek Jabung. Menurut Yudi, terjadi miskomunikasi. 

Baca: Ingin Sapa Kaesang, Pengunjung Rela Berjejalan di MBK

Baca: Kapolda: Telusuri Peredaran Senpi Rakitan Buatan Jabung

"Benar. Mulanya polisi melakukan pemanggilan kepada oknum kepala Desa Negara Batin. Namun, pemanggilan itu guna membahas penyelesaian permasalahan yang terjadi antara PT Austasia Stookfed dengan masyarakat setempat," kata Yudi kepada Tribunlampung.co.id, Minggu, 18 Maret 2018.

Tapi, kata Yudi, warga malah tersulut emosinya dan mengambil tindakan sendiri. Mereka juga menuntut polisi membebaskan kepala desa.

"Hal ini sudah disampaikan langsung kepada masyarakat. Kemudian masalah ini sudah selesai," tegasnya.

Setelah dijelaskan, menurut Yudi, akhirnya warga membubarkan diri. "Saat ini situasi sudah kondusif dan berjalan seperti biasanya," tambahnya. (*)

Penulis: Muhammad Heriza
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help