Ini Gejala Anak Terkena Penyakit Bronkitis

Perlu diketahui, bronkitis terbagi dua jenis yaitu bronkitis akut dan bronkitis kronis.

Penulis: Ferika Okwa Romanto | Editor: martin tobing
Children's Health
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Ferika Okwa Romanto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sisten kekebalan tubuh anak belum sekuat orang dewasa.

Mereka lebih rentan diserang penyakit disebabkan bakteri, virus, dan kuman bisa masuk ke dalam tubuh melalui udara yang dihirupnya.

Penyakit juga dapat timbul mengonsumsi makanan, tangan tidak steril, paparan asap rokok dan sebagainya. Salah satu penyakit bisa menyerang anak adalah bronkitis.

Menurut dr Murdoyo S.Pa, bronkitis adalah penyakit disebabkan peradangan pada dinding saluran bronkus atau saluran udara menghubungkan tenggorokan (trakea) dan paru-paru.

Dinding itu menghasilkan lendir berfungsi melindungi organ dan jaringan dalam sistem pernapasan.

Baca: Perusahaan di Negara Ini Tentukan Jadwal Kapan Karyawan Menikah dan Hamil

Bronkitis terbagi dua jenis yaitu bronkitis akut dan bronkitis kronis.

Bronkitis akut, berlangsung dalam waktu singkat (hanya beberapa minggu). Namun, dapat menyebabkan gejala parah. Bronkitis akut paling sering diderita anak-anak.

Sedangkan bronkitis kronis, berlangsung sampai beberapa bulan atau tahun dan bisa terjadi dalam kondisi ringan sampai berat.

Biasanya bronkitis kronis ini lebih sering terjadi pada orang dewasa. Penyebab paling sering dari bronkitis kronis adalah merokok.

Anak menderita bronkitis, dapat membuat mereka lebih sulit menghirup dan mengeluarkan napas dari paru-paru. Imbasnya, jaringan menjadi iritasi, dan menghasilkan lebih banyak lendir.

Baca: Anak Ini Berambut Belang Alami Sejak Lahir,Jangan Kaget Lihat Ibu dan Neneknya

Dampaknya, penderita akan sulit bernafas akibat lendir menyelimuti saluran pernafasan. Mayoritas penyebab bronkitis dari virus, meski bakteri dan alergi bisa juga menjadi pemicunya.

Gejala anak terkena bronkitis batuk dan demam berulang satu sampai dua minggu. Gejala lainnya nafsu makan berkurang.

Halaman
12
Tags
Smart Kidz
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved