TribunLampung/

Aksi Balap Liar Bikin Warga Resah: Jalur Ditutup untuk Ajang Balap Liar 

Persoalan aksi balap liar di Kota Bandar Lampung seperti tidak ada matinya. .

Aksi Balap Liar Bikin Warga Resah: Jalur Ditutup untuk Ajang Balap Liar 
Kompas.com
Ilustrasi. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Eka Ahmad Solichin

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Persoalan aksi balap liar di Kota Bandar Lampung seperti tidak ada matinya. Pasalnya, walaupun kerap dilaksanakan razia oleh pihak kepolisian, masih saja ada aksi tersebut.

Beberapa lokasi di Kota Bandar Lampung kerap dijadikan tempat sarang para pelaku balap liar seperti salah satunya yakni di seputaran jalur dua Jl. Sultan Agung, PKOR, Way Halim, Bandar Lampung.

Baca: Polres Pesawaran Sita Ratusan Botol Miras dan Ratusan Liter Tuak

Informasi yang dihimpun, lokasi tersebut kerap dijadikan sebagai arena balap liar oleh okum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Bahkan, menjadi tontonan bagi kalangan yang didominasi muda mudi.

Baca: Sebelum Masa SIM Habis, Yuk Perpanjang di SIM Keliling yang Mangkal di Dua Tempat

Waktu kumpulnya biasanya pada akhir pekan yakni Sabtu dan Minggu malam antara pukul 23.00 WIB dan 01.00 WIB. Di jam-jam tersebut, para pelaku balap liar kerap menggelar aksi mereka bahkan hingga menutup akses jalan umum.

"Iya memang benar di jalan tersebut tepatnya seputaran PKOR Way Halim kerap dijadikan arena balap liar," tutur salah seorang warga Way Halim, yang enggan disebutkan namanya, Kamis, 13 April 2018.

Kegiatan aksi balap liar tersebut, sambungnya, biasanya digelar setiap akhir pekan yakni Sabtu pada pukul 23.00 WIB dan Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB berlokasi di sepanjang jalur PKOR Way Halim.

"Saya kebetulan tahunya pada saat mau beli makan. Pas, lewat jalur tersebut tidak bisa dilalui karena ditutup untuk ajang balap liar. Akhirnya putar balik karena tidak lewat jalan situ," ungkapnya.

Lanjutnya, jumlah pelaku balap liar lumayan banyak hingga puluhan orang termasuk juga yang turut menonton aksi balapan liar yang kebanyakan didominasi kalangan anak-anak muda.

"Harapannya kepada instansi terkait dalam hal ini pihak kepolisian dapat ditindaklanjuti tidak hanya pas ada kegiatan balap liar saja jadi laksanakan patroli rutin sehingga pelaku ini takut dan tidak kembali lagi menggelar balapan liar di lokasi tersebut," tukasnya. (eka)

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help