Bapol PP Turunkan 128 Pasukan Tertibkan Pasar, PKL Pasrah Mundur Satu Meter dari Bahu Jalan

Penertiban ini dilakukan untuk memperlancar arus lalu lintas di dekat Pasar Bambu Kuning, Pasir Gintung, dan Pasar Tengah.

Bapol PP Turunkan 128 Pasukan Tertibkan Pasar, PKL Pasrah Mundur Satu Meter dari Bahu Jalan
tribun lampung/perdiansyah
Penertiban Bapol PP di Pasar Tengah 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Para pedagang kaki lima (PKL) pasrah ketika petugas Badan Polisi Pamong Praja (Bapol PP) Kota Bandar Lampung mengangkat dan meminggirkan lapak dagang mereka menjauh dari bahu jalan, Senin (16/4/2018).

Penertiban ini dilakukan untuk memperlancar arus lalu lintas di dekat Pasar Bambu Kuning, Pasir Gintung, dan Pasar Tengah.

Baca: Tragis! Gedung Walet Ambruk Timpa Siswa SMP Saat Berlatih Gamelan, Tujuh Orang Tewas

Baca: Polisi Kejar Tiga Penari Erotis Pantai Jepara ke Semarang, Komunitas N-Max Disebut Terlibat

Baca: Diduga Depresi, Tahanan Narkoba Nekat Minum Cairan Detergen

Seorang pedagang di Pasar Pasir Gintung, Mino (38) mengatakan, dirinya diminta mundur satu meter dari bahu jalan.

"Saya bisa pasrah saja diminta mundur, katanya suruh satu meter tapi ini sudah mepet juga, tapi tetap harus mundur karena jangan sampai bahu jalan untuk jualan. Ya saya ikut saja daripada dagangan diangkut sama petugas," kata pedagang buah itu.

Senada dikatakan Adi (27) yang mengaku hanya dapat menuruti perintah dan arahan dari Pol PP yang melakukan penertiban.

Ia pasrah karena sadar telah menggunakan lahan yang tidak semestinya untuk berjualan.

"Jadi saya hanya bisa ikuti dan patuhi aja pas ditertibkan karena kami menggantungkan nasib dari jualan itu. Kalau melawan juga malah nggak ada lahan jualan lagi mau gimana, mau kerja apalagi nanti. Ya semoga kami masih diizinkan berjualan di sini," kata pedagang bunga tabur itu.

Halaman
12
Penulis: andreas heru jatmiko
Editor: nashrullah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help