BREAKING NEWS LAMPUNG
Jasad Napi Gantung Diri akan Divisum di Rumah Sakit
Kapolsek Kedaton, Kompol Anung membenarkan peristiwa tewasnya seorang narapidana (Napi) warga binaan Lapas Rajabasa
Penulis: Eka Ahmad Sholichin | Editor: soni
Laporan Reporter Tribun Lampung Eka A Solihin
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kapolsek Kedaton, Kompol Anung membenarkan peristiwa tewasnya seorang narapidana (Napi) warga binaan Lapas Rajabasa, yang diduga gantung diri di sel Blok D1 Lapas Rajabasa, Bandar Lampung, Kamis, 3 Mei 2018, sore.
"Ya benar informasi tersebut adanya napi gantung diri. Saat ini anggota lagi kumpulkan bukti," ungkapnya.
Baca: Dari Musuh Jadi Pacar, Pasangan Artis Muda Ini Tak Disangka-sangka Segera Naik Pelaminan
Baca: 9 Mei Debat Kandidat Pilbup Tanggamus di Islamic Centre, Ini Temanya
Menurutnya, mayat korban kini dilarikan di Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM) untuk visum terlebih dahulu."Ya mayat kita visum dulu, baru ketahuan nanti hasilnya apakah ada tindakan kekerasan atau murni gantung diri," ucapnya.
Korban tersebut gantung diri menggunakan kain gorden, dan ditemukan gantung diri di ruangan yang dihuni sendiri. "Kalau infonya sekitar jam 13.00 WIB tadi masih sempat minta rokok sama temannya. Tapi sore sesudah Ashar ditemukan tewas gantung diri," tukasnya. (eka)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/napi-gantung-diri-di-lapas_20180503_183900.jpg)