31 Mahasiswa Miskin Batal Dapat Beasiswa, Ini Penyebabnya

Dari jumlah tersebut, hanya ada 322 mahasiswa yang melengkapi berkas dan berhak mendapatkan beasiswa dari pemerintah.

31 Mahasiswa Miskin Batal Dapat Beasiswa, Ini Penyebabnya
Tribun Lampung/Bayu
Ratusan mahasiswa Bidikmisi Universitas Lampung mengantre penyerahan dana kuliah beberapa waktu lalu. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Bayu Saputra

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tahun ini Universitas Lampung menyediakan sebanyak 643 kuota bagi mahasiswa miskin yang berhak menerima beasiswa Bidikmisi.

Dari jumlah tersebut, hanya ada 322 mahasiswa yang melengkapi berkas dan berhak mendapatkan beasiswa dari pemerintah.

Kabag Kemahasiswaan Unila Basrowi mengatakan, seharusnya ada 495 mahasiswa dari jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang menerima Bidikmisi. Namun, karena 31 mahasiswa tidak menyerahkan berkas pada 8 Mei lalu, sehingga hanya 322 orang yang dinyatakan lolos.

Baca: Soal Isu Bom di Transmart, Begini Kata Kapolda

Sedangkan untuk jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) sebanyak 287 orang masih dalam tahap verifikasi. Menurut Basrowi, tim masih melakukan monitoring survei lapangan untuk mengecek validitas data yang dikirimkan calon mahasiswa penerima Bidikmisi tersebut.

"Survei lapangan dimulai 15-18 Mei mendatang, tim mendatangi dari rumah ke rumah, baik yang di dalam Provinsi Lampung ataupun di luar provinsi," ujarnya, Selasa, 15 Mei 2018.

Menurut Basrowi, pada proses ini panitia lapangan melakukan validasi, verifikasi ulang, dan klarifikasi dari pendaftar. Hasil verifikasi akan diumumkan melalui laman unila.ac.id atau simanila.unila.ac.id pada 18 Mei mendatang.

Baca: Sah, Tahun Ini NU dan Muhammadiyah Kembali Kompak Puasa Bareng

Basrowi mengatakan, calon mahasiswa yang dinyatakan gagal menerima beasiswa Bidikmisi harus membayar uang kuliah tunggal (UKT). Biayanya berkisar Rp 1 juta hingga Rp 2,4 juta dan disesuaikan dengan keadaan ekonomi dari orangtua mahasiswa.

"Jadi, paling besar itu Rp 2,4 juta dan hasilnya itu akan diberi tahu pada website. Sementara bagi calon mahasiswa yang dinyatakan lulus program Bidikmisi wajib melakukan registrasi ulang," ujarnya.

Registrasi ulang pada 22 Mei sampai 6 Juni untuk mendapatkan nomor pokok mahasiswa (NPM). Registrasi dilakukan melalui laman registrasi.unila.ac.id.

"Kalau tidak registrasi, calon mahasiswa akan dinyatakan gugur. Mahasiswa dinyatakan resmi menjadi mahasiswa Unila jika telah mencetak kartu tanda mahasiswa sementara (KTMS)," tandasnya. (*)

Penulis: Bayu Saputra
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help