Karena Sering Di-bully, Pemuda di Way Kanan Tega Bunuh Rekannya Sendiri

Kasat Reskrim Polres Way Kanan AKP Yuda Wiranegara mengatakan, tersangka mengaku emosi lantaran sering di-bully korban.

Karena Sering Di-bully, Pemuda di Way Kanan Tega Bunuh Rekannya Sendiri
Istimewa
Mendra Lesmana, tersangka pembunuhan (kaus putih), diamankan di Mapolres Way Kanan, Rabu, 30 Mei 2018. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Diduga karena kerap di-bully, seorang pemuda tega membunuh rekannya, Selasa, 29 Mei 2018 pukul 14.00 WIB.

Pemuda bernama Yoga Ardiansyah (30), warga Sungkai Utara, itu pun tewas di tangan rekannya sendiri, Mendra Lesmana (22), juga warga Sungkai Utara. Mendra akhirnya diamankan beberapa jam setelah kejadian.

Kasat Reskrim Polres Way Kanan AKP Yuda Wiranegara mengatakan, tersangka mengaku emosi lantaran sering di-bully korban. 

Kejadian berawal saat Yoga diduga mengejek tersangka ketika berpapasan di jalan setapak areal hutan Register 46, Sungkai Utara. Saat itu korban dan tersangka langsung terlibat perkelahian.  

Tersangka menyerang korban secara bertubi-tubi dengan menggunakan golok. Alhasil, korban mengalami luka-luka di bagian kepala belakang dan lengan kirinya.

Baca: Hukum Zakat Harta kepada Fakir Non-Muslim

"Luka robek yang besar membuat korban kehabisan darah dan akhirnya tewas di lokasi kejadian,‎" kata Yuda, Rabu, 30 Mei 2018.

Beberapa jam kemudian, Mendra akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Pakuon Ratu. Kemudian ia dibawa ke Polres Way Kanan untuk dimintai keterangan.

"Kita masih terus mengumpulkan keterangan sejumlah saksi dan warga setempat untuk memastikan apakah murni karena sakit hati atau ada motif lainnya," ujar Yudi.

Selain tersangka, pihaknya juga mengamankan sebilah golok yang digunakan tersangka.

Di hadapan penyidik Satreskrim Polres Way Kanan, tersangka mengaku tega membunuh korban karena diejek. Misalnya, korban mengatakan tersangka jelek dan tidak ada perempuan yang mau dengannya.

"Muli dipa sai haga jama meranai jahat goh niku na. Yang berarti cewek mana yang suka sama cowok jelek kayak kamu itu," ujar tersangka menirukan ucapan korban.

Baca: Bukan Jaksa, Kajari Beberkan Dua Oknum PNS Kejari yang Ditangkap Pakai Narkoba

Tersangka masih menahan amarah dan mencoba menghindari pertengkaran. Sayangnya, korban malah menantang tersangka untuk berkelahi.

"Yoga mengajak berkelahi setelah menghina saya. Korban bilang kalau tidak suka ayo kita berantem di sini (lokasi kejadian)," ujar tersangka. 

Karena tidak bisa menahan emosi, sebelum korban mencabut goloknya, tersangka lebih dahulu menghantamkan golok ke kepala belakang korban.‎ Ia pun menyesal telah menghabisi nyawa korban. (*)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help