Bupati Agung Minta Bappeda Pelajari Persoalan di Pasar Pagi

Bupati Agung Ilmu Mangkunegara menginstruksikan Bappeda untuk mempelajari apa saja persoalan-persoalan yang ada di Pasar Pagi.

Bupati Agung Minta Bappeda Pelajari Persoalan di Pasar Pagi
Tribunlampung/Anung
Agung ilmu mangkunegara 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Bupati Lampung Utara (Lampura) Agung Ilmu Mangkunegara menginstruksikan kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk mempelajari apa saja persoalan-persoalan yang ada di Pasar Pagi.

Sehingga para pedagang dan pembeli bisa merasa aman, nyaman, dan leluasa dalam melakukan transaksi jual beli. Menurut Agung, dengan tertatanya Pasar Pagi, Kotabumi akan terlihat indah.

Baca: Stres Hadapi Sidang Lanjutan, Roro Fitria Selalu Menangis di Dalam Penjara. Ini Alasannya!

Baca: Ini Fakta di Balik Peristiwa Sadis Anak Mutilasi Ibu Kandung

"Kami mengumpulkan satuan kerja (satker) terkait. Dalam pembahasan itu ada 12 aspek yang perlu diperhatikan. Kita sejauh ini belum mengambil kesimpulan karena masih melakukan pembahasan terlebih dahulu," ujar Kepala Bappeda Lampura Syahrizal Adhar, Kamis (5/7).

Dikatakan Syahrizal, 12 aspek yang perlu diperhatikan tersebut diajukan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial, Azwar Yazid. Di antaranya aspek historal yakni dengan melakukan koordinasi ke pemuka adat tentang sejarah berdirinya pasar.

Kemudian aspek technical dan aspek technologial, yakni perencanaan agar segi bangunan diharapkan menjadi lebih bagus, bersih dan tidak becek lagi jika hujan.

"Rapat tadi melibatkan DPKA, Dinas Lingkungan Hidup, Perdagangan, Dinas PU, Diperum-KP dan Satpol-PP. Tujuannya untuk memberikan masukan kepada bupati, sehingga beliau dalam mengambil kebijakan mendapat pandangan yang luas, tentang ingin diapakannya Pasar Pagi ini," jelasnya.

Aspek-aspek ini juga lanjut Syahrizal, meliputi penataan pasar, lalu lintasnya, teknologi yang akan ditempatkan, dan tentang penanganan hibahnya. Sejauh ini Bappeda dan satker terkait sedang menghimpun data-data.

Seperti halnya mulai dari Jalan Bumi Jaya hingga Jalan Trio Deso solusi apa yang akan diambil pemerintah daerah agar tidak mengganggu para pelaku usaha yang ada di Pasar Pagi.

Penulis: anung bayuardi
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help