Benarkah Susu Kental Manis Berbahaya dan Tidak Sehat? Begini Tanggapan Dokter Gizi Klinis

Benarkah Susu Kental Manis Berbahaya dan Tidak Sehat? Begini Tanggapan Dokter Gizi Klinis

Benarkah Susu Kental Manis Berbahaya dan Tidak Sehat? Begini Tanggapan Dokter Gizi Klinis
Istimewa
Susu Kental Manis (SKM) 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Baru-baru ini Surat Edaran dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), mengehbohkan masyarakat.

Surat edaran ini berisi tentang Label dan Iklan pada Produk Susu Kental Manis (SKM) dan Analognya (Kategori Pangan 01.3).

Baca: VIDEO - Jadi Pencuri Spesialis Rumah Kosong, Tukang Rongsok Dihadiahi Timah Panas

Pada Mei 2018, BPOM memberikan aturan ketat terkait peredaran susu kental manis, yaitu:

1. Dilarang menampilkan anak-anak berusia di bawah 5 tahun dalam bentuk apapun.

2. Dilarang menggunakan visualisasi bahwa produk Susu Kental dan Analognya (Kategori Pangan 01.3) disetarakan dengan produk susu lain sebagai penambah atau pelengkap zat gizi.

Baca: VIDEO - Ingat dan Catat, Gebyar Undian 1 Milyar Chandra 5 Hari Lagi, Hadiahnya Wow!

Produk susu lain, antara lain susu sapi/ susu yang dipasteurisasi/ susu yang disterilisasi/ susu formula/ susu pertumbuhan.

3. Dilarang menggunakan visualisasi gambar susu cair dan/atau susu dalam gelas serta disajikan dengan cara diseduh untuk dikonsumsi sebagai minuman.

4. Khusus untuk iklan, dilarang ditayangkan pada jam tayang acara anak-anak.

Mengenai hal ini, dr. Marya Haryono, Sp.GK, ditemui dalam acara peluncuran Oramin C, di Jakarta (5/7), memberikan tanggapannya.

Menurut Marya, kental manis tidak dapat dikategorikan sebagai 'susu' karena zat gizinya tidak memenuhi, protein yang terkandung juga tidak akan memenuhi kebutuhan zat gizi seseorang, terutama anak.

Halaman
12
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help