Uji Sampel Makanan dan Kotoran Masih Ditunggu, Diskes Belum Tahu Penyebab Diare Massal

Dinas Kesehatan Lampung Selatan masih menunggu hasil uji sampel makanan dan juga kotoran pasien kasus diare massal di Desa Banyumas

Uji Sampel Makanan dan Kotoran Masih Ditunggu, Diskes Belum Tahu Penyebab Diare Massal

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Dinas Kesehatan Lampung Selatan masih menunggu hasil uji sampel makanan dan juga kotoran pasien kasus diare massal di Desa Banyumas, Kecamatan Candipuro beberapa hari lalu.

Hingga jumat (6/7) kemarin, hasil pengujian laboratorium masih belum keluar. Sampel dari makanan dan juga kotoran dari pasien sudah dikirim ke UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Bandar Lampung untuk diteliti.

Baca: VIDEO - Resmi, 8 Fraksi Bulat Dukung Pansus Dugaan Politik Uang Pilgub Lampung

Baca: Babak 1, Persija Jakarta vs PSM Makassar Liga 1 Indonesia 2018 - Skor 0-1

“Biasanya paling cepat sekitar 1 minggu karena ada beberapa pengujian,” kata kepala Penanggulangan Penyebaran Penyakit Penular (P2P) dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, Kristi Indarwati kepada tribun.

Karenanya hingga saat ini pihaknya belum bisa memastikan penyebab terjadinya diare massal ratusan warga di Desa Banyumas beberapa hari lalu. Dugaan awalnya, warga yang mengalami diare massal ini dikarenakan keracunan makanan usai menghadiri pesta hajatan salah seorang warga setempat. Bahkan sang tuan rumah pun ikut menjadi pasien yang mengalami diare.

“Kita masih menunggu hasil uji lab, guna memastikan penyebab terjadinya diare massal di desa Banyumas Kecamatan Candipuro tersebut,” terang Kristi.(dedi/tribunlampung)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help