Barlian Mansyur Mengaku Diperintahkan Buang 'Sampah' di TPS Dekat Rumah Arinal

Barlian Mansyur Anggota DPRD Kota Bandar Lampung menyatakan siap membeberkan sejumlah bukti dugaan kecurangan politik uang

Barlian Mansyur Mengaku Diperintahkan Buang 'Sampah' di TPS Dekat Rumah Arinal

Laporan Wartawan Tribun Lampung : Romi Rinando

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Barlian Mansyur Anggota DPRD Kota Bandar Lampung menyatakan siap membeberkan sejumlah bukti  dugaan kecurangan politik uang dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Lampung tahun 2018 ke Gakumdu.

Menurut Barlian yang mengaku  sudah mundur dari kepengurusan partai Golkar Lampung pada Jumat lalu ini mengaku, dia memiliki bukti dugaan kecurangan politik uang yang terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) yang diduga dilakukan paslon nomor 3.

Baca: (FOTO) Bikin Geleng-geleng, Inilah 10 Hal Aneh yang Pernah Terjadi di Bandara

Baca: LIVE PIALA DUNIA 2018 TransTV Perancis Vs Belgia, Tonton Live Streaming Lewat Cara GRATIS Ini

“Saya siap bersaksi,  tunggu saja, sejumlah bukti sudah saya sampaikan ke dua  paslon. Dan politik uang ini dilakukan secara TSM, soal apa dan bagaimana tunggu saja saya akan bersaksi,” tukas Barlian, Senin  9  Juli 2018.

Bahkan Barlian sempat menyebut kode dalam percakapan WhatsApp antaranya dirinya dengan orang dekat Arinal yang juga pengurus partai Golkar, terkait perintah  membagikan uang ke daerah –daerah yang sudah ditentukan tersebut.

“Saya akan buka semuanya saat menjadi saksi, bahkan isi percakapan dalam WA juga akan saya sampaikan. Di dalam  WA ada perintah ke saya dari pengurus Golkar,  untuk membuang sampah  di lokasi yang sudah ditentukan, di antaranya di TPS (tempat Pemungutan Suara ) dekat rumah Arinal.  Sampah itu kode saja, artinya uang,” kata politisi yang sudah tiga periode duduk di DPRD Bandar Lampung ini.

Barlian mengakui jika ia saat ini sudah mendapat pengawalan pribadi  untuk menjaganya, dan sudah dilakukan sejak pengunduran dirinya. “Ya saya dapat pengawalan, karena demi keselamatan saya, “ tukasnya.

Sejumlah pengurus DPD 1 Partai Golkar  Ismet Roni yang dikonfirmasi belum bisa menjawab karena tengah ada rapat di DPRD. Sedangkan, ketua tim pemenangan paslon nomor 3 Arinal,  Tony Eka Chandra yang dikonfirmasi Tribun pun belum menjawab. (*)

Penulis: Romi Rinando
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help