Home »

News

» Jakarta

Debt Collector Culik Anak 14 Tahun, Orangtua Shock Ditanya Putrinya Masih Perawan atau Tidak

Gadis itu merinding ketakutan dan menangis pria berbadan tegap mendatangi dan kemudian debt collector menculiknya.

Debt Collector Culik Anak 14 Tahun, Orangtua Shock Ditanya Putrinya Masih Perawan atau Tidak
Debt Collector Culik Anak / Warta Kota - Kantor finance yang kala itu masih nampak beberapa karyawan yang bekerja, sontak kaget lantaran kedatangan anggota polisi bersenjata lengkap menggerebek kantor ini. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Perilaku penagih utang alias debt collector yang ditugaskan perusahaan pembiayaan semakin mengerikan. Tebaru dan menggegerkan adalah kasus debt collector culik anak di Jakarta.

Selain kerap mencari sepeda motor yang menunggak bermodalkan data tersimpan di telepon seluler dan duduk-duduk di tepi jalan, perilaku semakin membuat warga ketakutan.

Baca: Bukan Istri Bukan Saudara, Siapa Wanita Cantik Ini, Dapat 2 Mobil Mercedez Benz dari Hotman Paris?

Ia disekap di kantor perusahaan pembiayaan di kawasan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat.

Beruntung jiwa bocah itu dapat diselamatkan meskipun sempat terancam diperlakukan tindakan pelecehan seksual di kantor.

Memang, sang ibu mengakui kalau telat membayar cicilan sepeda motor tiga bulan.

Akan tetapi, ia tidak menerima perilaku debt collector culik anak gadisnya yang mengancam keselamatan jiwa anaknya.

Ibu RI yang bernama Nining mengetahui anaknya dibawa oleh penagih utang pada Jumat (6/7/2018).

Baca: Blood Moon, Super Moon, Blue Moon, Gerhana Bulan Total - Apa Sih Sebenarnya Bedanya?

Keterangan yang dihimpun Warta Kota, awal mula kejadian itu, ketika RI melintas wilayah Palmerah, Jakarta Barat.

 

Saat di jalan, RI tak menyadari jika ada beberapa penagih utang (debt collector) yang sudah mengintainya dari kejauhan.

Motor yang dikendarai RI, secara mendadak diberhentikan oleh sejumlah debt collector di jalan.

Halaman
1234
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help