"Gimana Gak macet, Lobangnya Banyak Harus Bergantian"

Kondisi jalan berlubang kerap menjadi penyebab kecelakaan pengendara, terutama pengendara sepeda motor

ILUSTRASI: Fuso masuk lubang di Mesuji 

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MESUJI - Kondisi jalan berlubang kerap menjadi penyebab kecelakaan pengendara, terutama pengendara sepeda motor. Seperti yang terjadi di jalan lintas timur (Jalintim) Sumatera, Simpang Pematang Kabupaten Mesuji, Minggu (8/7) malam sekitar pukul 19.30 WIB.

Korban kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) adalah Nugroho, yang harus terpental dari sepeda motornya karena terjebak lubang saat melewati Jalintim tepatnya di Kilometer 180-181 Desa Simpang Pematang Mesuji.

Baca: VIDEO - Pulau Balak Lampung Tawarkan Sensasi Liburan Pribadi

Baca: H-1 Batas Gugatan Pilbup Tanggamus, Tim Paslon Samsul-Nuzul Rencanakan Gugatan

"Tadi malam terjadi lakalantas, korban kami bawa ke klinik Husada Simpang Pematang. Luka memar saja, tidak ada korban jiwa," kata anggota piket Satlantas Polres Mesuji, Brigpol Olsen Tambunan melalu pesan WhatsApp, Senin (9/7).

Menurut Olsen, Nugroho ketika itu mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion warna hitam BE 6351 LR melaju dari arah Tulangbawang.

Saat itu, kata Olsen, Nugroho berboncengan dengan rekannya bernama Sutrisno menuju Palembang dengan kecepatan tinggi sekira 70-80 kilometer per jam.

Saat masuk jalan berlubang di wilayah Simpang Pematang, sepeda motor yang dikendarai Nugroho menabrak sepeda motor yang berada di depan yang dikendarai Otoi.

"Korban menghindari jalan berlubang tepat di depan Hotel Ananda. Beruntung korban hanya luka ringan," ungkapnya.

Kondisi jalan tempat terjadinya lakalantas memang berlubang cukup dalam dan setiap hari langganan macet.

Hal ini terbukti, hampir setiap menit kendaraan baik dari arah Palembang maupun dari Bandar Lampung harus berhati-hati melewati jalan ini.

Leo Rismen, salah satu warga Simpang Mesuji Kecamatan Simpang Pematang menuturkan, jalan ini hampir setiap waktu langganan macet.

"Gimana gak macet. Lobangnya banyak, kendaraan yang lewat harus bergantian. Hampir setiap hari kendaraan harus bergantian melewati jalan ini," papar Leo.(end)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help