Polisi Endus Empat Pelaku Jadi Otak Pencurian Ternak Lintas Kabupaten Kota

Tujuh tersangka yang ditangkap oleh Polda Lampung berserta Jajarannya di empat lokasi kasus yang berbeda memiliki peran

Polisi Endus Empat Pelaku Jadi Otak Pencurian Ternak Lintas Kabupaten Kota

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tujuh tersangka yang ditangkap oleh Polda Lampung beserta Jajarannya di empat lokasi dengan kasus berbeda diketahui masing-masing punya peran.

Menurut Kasubdit III Jatanras Polda Lampung AKBP Rully Andi Yunianto dari ketujuh tersangka ada empat orang yang memiliki peran kuat.

Baca: Beredar Foto Hasil Pendaftaran CPNS 2018 di Akun SSCN, Ini Penjelasan Resmi BKN!

Baca: Kabar Gembira Datang dari Baby Margaretha. Baru Saja Melahirkan Anak Lelaki Pertamanya Lho!

"Mereka ini sebenarnya saling kenal karena satu profesi, jadi mereka ini antar kabupaten kota, karena ada yang ngambil di Lampung Utara namun dibuang atau dijual ke Way Kanan atau Mesuji, bahkan lintas Sumatera. Tapi empat tersangka ini memiliki peran yang saling berkaitan," ungkapnya, Senin 23 Juli 2018.

Masih kata dia, keempat pelaku ini berhasil diungkap bermula dari laporan  pencurian di Sungkai Selatan Lampung Utara dengan nomor laporan LP/ 25/ III/ 2018/ PLD LPG/ RES TUBA/ SEK TUMIJAJAR, tanggal 5 Maret 2018 silam.

"Dengan wak gengnya adalah Sarno (53) warga Desa Marga Kencana Kecamatan Tulang Bawang Udik Kabupaten Tulangbawang Barat," bebernya.

Setelah melakukan pengembangan pihaknya mengantongi nama Sarno dan kemudian memburunya.

"Penangkapan Sarno terjadi  Sabtu, 21 Juli 2018, sekitar pukul 15.00 wib di Way Kanan. Dia  diduga hendak melarikan diri ke Riau pelaku membawa bekal setumpuk pakaian," sebutnya.

Setelah menangkap Sarno, Rully berhasil mengantongi tiga nama  yang menjadi pasangan komplotan pencuri hewan ternak Sarno.

Dia adalah  Jumino yang ditangkap di Sungkai Utara Lampung Utara, Mumun ditangkap di Mesuji dan Bari ditangkap di Tulang Bawang.

Halaman
12
Penulis: hanif mustafa
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help