Tegaskan Pilihan Politik, Ustaz Abdul Somad: Kita Capek dengan Pencitraan, Berhentilah
Meskipun pada akhirnya, Ustaz Abdul Somad mengaku tak ingin menjadi cawapres.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Menjelang Pilpres 2019, nama Ustaz Abdul Somad (UAS) semakin banyak dibicarakan.
Ia sempat digadang-gadang untuk maju sebagai calon wakil presiden (cawapres).
Meskipun pada akhirnya, Ustaz Abdul Somad mengaku tak ingin menjadi cawapres.
Setelah menolak menjadi cawapres, nama Ustaz Abdul Somad kini disebut menjadi juru kampanye (jurkam) pasangan calon presiden (capres)-cawapres yang akan bertarung pada Pilpres 2019.
Saat ditanyakan terkait kabar yang menyebutkan namanya menjadi jurkam, Ustaz Abdul Somad malah balik bertanya.
Baca: Ustaz Abdul Somad Unggah tentang Kematian, Jabatan, dan Amal Saleh, Apa Maksudnya?
Baca: Penjelasan Ustaz Abdul Somad Soal Namanya Masuk di Daftar Nama Juru Kampanye Prabowo-Sandiaga
Perbincangan antara Ustaz Abdul Somad dengan seorang penanya dilansir akun YouTube Tafaqquh Video.
Video tersebut diunggah pada Rabu (22/8/2018).
Terkait jurkam, Ustaz Abdul Somad pun mengakui bahwa dirinya banyak disebut menjadi jurkam salah satu pasangan capres-cawapres.
Tetapi, lanjut UAS, pendukung pasangan capres-cawapres lainnya pun mengklaim dirinya sebagai jurkam pasangan tersebut.
Bahkan, para pendukung tersebut sampai mengucapkan terima kasih.
Terkait kondisi tersebut, Ustaz Abdul Somad pun bertanya, "Saya mau jadi apa (setelah jadi jurkam)?"
"Paling-paling menteri, dubes, kan itu cuman. Sedangkan, wakil presiden saja saya tak mau," tegas Ustaz Abdul Somad.
Menurut UAS, ia tidak pernah berambisi untuk mendapatkan kekuasaan.
Walau begitu, UAS mengakui, ia kerap ceramah tentang politik.
Hal tersebut bertujuan untuk menjelaskan kepada umat, agar bisa menolong agama melalui kekuasaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ustaz-abdul-somad-2_20171125_203359.jpg)