VIDEO: Rupiah Merosot, Warga Ogah Jual Dolar AS
Meski demikian, kondisi itu tidak membuat para pemilik uang dolar memanfaatkan momen ini dengan menukarkan uangnya.
Penulis: Okta Kusuma Jatha | Editor: Daniel Tri Hardanto
Laporan Live Streaming Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus merosot.
Meski demikian, kondisi itu tidak membuat para pemilik uang dolar memanfaatkan momen ini dengan menukarkan uangnya.
Dari pantauan Tribun Lampung, aktivitas di Money Changer PT Sugi Internasional Valas di Jalan Kartini, Bandar Lampung, Kamis, 6 September 2018, terlihat lengang.
Hanya nampak satu-dua orang yang menjual uang dolarnya. AE PT Sugi internasional Valas Anju Yusika Situmorang mengatakan, saat kurs dolar AS naik, justru masyarakat jarang menjual dolar AS.
Baca: Dolar AS Melonjak, Harga Emas 24 Karat Malah Turun
Baca: Kata Eksportir Lada Lampung soal Melemahnya Rupiah
"Dari awal bulan ini justru sedikit yang jual. Yang banyak malah yang beli," ungkap Anju.
Kebanyakan masyarakat yang beli dolar AS untuk kebutuhan jalan-jalan. "Kalau gelombang orang jual malah belum ketahuan," tukasnya.
"Untuk hari ini sih turun. Kemarin memang sampai Rp 15.030. Kalau sekarang Rp 14.950," tandasnya.
Doni, salah satu penukar dolar AS, mengaku menjual dolar yang dimilikinya. "Oh saya gak nunggu momen. Kebetulan saya lagi butuh, jadi saya jual. Kebetulan pas tinggi," tandasnya. (*)