Gus Miftah Ajak Orang-orang di Klub Malam Berselawat, Bagaimana Hukumnya?

Gus Miftah Ajak Orang-orang di klub Malam Berselawat, Bagaimana Hukumnya?

Gus Miftah Ajak Orang-orang di Klub Malam Berselawat,  Bagaimana Hukumnya?
salawat 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Gus Miftah atau KH Miftah Maulana Habiburrahman tengah jadi perbincangan publik.

Ini menyusul rekaman video dirinya di sebuah klub malam di Bali beredar di internet.

Rekaman menunjukkan Gus Miftah mengajak orang-orang di klub malam berselawat.

Belakangan, aksi kontroversi itu pun ditanggapi sejumlah pihak.

Baca: Reaksi Billy Syahputra Saat Uya Kuya Bilang Lebih Percaya Kris Hatta

Salah satunya MUI.

Ketua Komisi Dakwah MUI, KH Cholil Nafis mengatakan selawat tanpa menutup aurat itu tidak sopan.

"Apakah etis kita berselawat, beribadah, sedangkan kita dalam keadaan tidak menutup aurat? APalagi terkesan buka-bukaan," kata Ketua Komisi Dakwah MUI, KH Cholil Nafis, Kamis (13/9/2018).

Selawat adalah sesuatu yang baik dan bernilai ibadah.

Allah SWT juga berselawat kepada Nabi Muhammad SAW. Ada tata cara yang sopan untuk berselawat, yakni termasuk menutup aurat.

"Jadi memang ini tidak sampai murtad dan keluar dari Islam, tapi berselawat dalam kondisi yang tidak sopan secara ibadah, tidak menutup aurat, di tempat yang tak layak itu mengurangi etika dan sopan santun berselawat kepada Rasulullah," tutur Cholil.

Halaman
12
Penulis: taryono
Editor: taryono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help