Sandiaga Uno Dicitrakan Sebagai Ulama, Begini Jawaban Fahri Hamzah

Sandiaga Uno dicitrakan ulama oleh politisi PKS Hidayat Nurwahid, anggota DPR Fahri Hamzah jawab begini.

Sandiaga Uno Dicitrakan Sebagai Ulama, Begini Jawaban Fahri Hamzah
tribunnews - Sandiaga Uno, di Lapangan Medan Merdeka Selatan, Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/12/2017). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah tak sepakat dengan ucapan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS yang menyebut bakal cawapres Sandiaga Uno adalah ulama.

Menurut Fahri, makna kata ulama adalah ilmuwan. Fahri mengkategorikan mantan Wagub DKI Jakarta itu sebagai pedagang. 

Baca: VIDEO - Kapolda Lampung Deklarasi Pemilu Damai

"Jadi ini ada kekacauan cara kita, semua, berpikir ya, karena tersudut oleh merek-merek gitu, bahwa harus ulama, harus tidak," ujar Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/9/2018).

"Ilmuwan itu ya ilmuwan, bukan apa namanya... pedagang, gitu. Sandi itu pedagang, namanya tajir. Kalau di dalam bahasa orang kampung kita itu, tajir. Ya bukan ulama," katanya.

Fahri menuturkan ulama adalah orang yang mengenyam pendidikan agama, hafal Al Quran, hafal hadis, dan sebagainya.

Dia menegaskan Sandi bukan termasuk golongan ulama. 

"Lah pedagang seperti Sandi disebut ulama kan nanti jadi repot," katanya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Majelis Syuro Partai Keadlian Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid (HNW) menyebut bakal cawapres Sandiaga Uno adalah seorang ulama.

Baca: VIDEO - Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Krakatau 2018

Menurut Wakil Ketua MPR itu, terminologi ulama tidak terkait dengan ilmu agama.

Ulama, menurutnya adalah seorang yang paham ilmu pengetahuan.

"Itu kan saya sendiri yang ngomong. Terminologi ulama adalah ungkapan Al Quran. Al Quran hanya menyebutkan ulama itu dalam dua ayat saja, surat As Syu'ara dan Al Fathir.

Kedua ayat itu menyebutkan tentang ulama itu sifatnya tidak spesifik bahkan tidak berkaitan dengan ilmu agama," ujar Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/9/2018).


Editor: Safruddin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved