Tribun Bandar Lampung
Kurangi Lakalantas, Ini Tips Aman Bagi Pengendara Saat Melintasi Rel Kereta Api
Untuk mengurangi angka kecelakaan di perlintasan rel kereta api tanpa pintu, ada beberapa tips aman bagi para pengendara yang hendak melintasi rel.
Penulis: Eka Ahmad Sholichin | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribun Lampung Eka Ahmad Sholichin
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Manajer Humas PT KAI Divisi Regional (Divre) IV Tanjungkarang, Sapto Hartoyo menuturkan untuk mengurangi angka kecelakaan di perlintasan rel kereta api tanpa pintu, ada beberapa tips aman bagi para pengendara yang hendak melintasi rel kereta api.
"Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan sebaiknya jangan melintasi rel kereta dengan terburu-buru terlebih di lintasan kereta api tanpa palang pintu," ungkap Sapto, Selasa (23/10).
Baca: TNI-Masyarakat Bangun Masjid di Kelurahan Sumber Agung
Pengendara khususnya roda empat harus selalu waspada saat melintasi rel kereta. Sebaiknya buka kaca jendela kanan dan kiri untuk melihat sekeliling perlintasan.
"Berhenti 30 meter sebelum perlintasan, dan jangan berjalan jika sudah ada sirine berbunyi, walaupun anda di klakson dari belakang," paparnya.
Jika ada kendaraan lain yang sedang melintas, jangan langsung membuntutinya di belakang, tunggu sampai mobil itu menyebrang.
Baca: BMKG Prakirakan Sebagian Wilayah Lampung Akan Diguyur Hujan Ringan Hingga Lebat
Hal tersebut bertujuan jika mobil di depan mengalami gangguan tidak banyak mobil yang terjebak, dan masih ada space (ruang) untuk membantu mobil yang bermasalah tersebut.
"Usahakan mesin tetap berputar normal, jangan sampai stall, karena jika mobil sampai mengalami gangguan akan sangat berbahaya. usahakan saat melintas di rel kereta gunakan gigi perseneling yang tepat atau paling rendah," jelasnya.
Untuk motor jangan jalan menyilang, tetap saja lurus walaupun akan merasakan jalan yang tidak enak. Karena jika jalan menyilang ada kemungkinan ban tersangkut di dua rel, apalagi untuk ukuran velg kecil di bawah 16 inci.
"Kecelakaan di lintasan rel kereta api hampir semuanya berakhir dengan korban jiwa. Selalu waspada dan berdoa sebelum berangkat menggunakan kendaraan bermotor," tandasnya. (eka)