Tribun Tanggamus

Mengaku Dukun dan Bisa Sembuhkan Penyakit, Ibu Rumah Tangga Tipu Tetangganya Rp 216 Juta

Polsek Pugung mengamankan perempuan berinisial UM (39), karena menipu dengan dalih pengobatan supranatural.

Mengaku Dukun dan Bisa Sembuhkan Penyakit, Ibu Rumah Tangga Tipu Tetangganya Rp 216 Juta
Tribun Lampung/Tri Yulianto
UM, dukun palsu 

Laporan wartawan Tribun Lampung Tri Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID
, KOTA AGUNG - Polsek Pugung mengamankan perempuan berinisial UM (39), karena menipu dengan dalih pengobatan supranatural. 

Menurut Kapolsek Pugung Inspektur Dua Mirga Nurjuanda, kasus ini ditangani Unit PPA Polsek Pugung.

Baca: Dukun Palsu Minta Istri Pasiennya Isap Serbuk Putih, Ternyata Ada Niat Jahat di Baliknya

Adapun tersangkanya adalah ibu rumah tangga biasa, warga Pekon Tangkit Serdang, Kecamatan Pugung, Tanggamus

"Tersangka ditangkap berdasarkan laporan Darsono disertai dua alat bukti yang cukup telah melakukan penipuan dan penggelapan," kata Mirga, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, Kamis 25 Oktober 2018.

Ia menjelaskan, antara UM dan Darsono adalah tetangga. 

Tersangka yang bertubuh gemuk dan berambut pendek itu mengaku dukun.

Baca: Kronologi Dukun Palsu Cabuli Mahasiswi, Terbongkar Modus Roh Jahat dan Foto Telanjang

UM mengaku bisa sembuhkan penyakit tulang yang diderita istri Darsono.

Cara pengobatan yang dilakukan tersangka, seperti tindakan supranatural yakni dengan membakar sesaji.

Korban dimintai persyaratan berupa uang dengan total Rp 216 juta yang diberikan secara mencicil tujuh kali, berbarengan dengan pengobatan. 

Uang persyaratan dimasukan ke dalam kotak anyaman rotan, setelah itu uang dipindahkan ke bawah bantal.

Uang tidak boleh dikurangi sesuai permintaan awal.

sesajen dukun palsu
sesajen dukun palsu (Tribun Lampung/Tri Yulianto)

Baca: 11 Fakta dan Kronologis Dukun Palsu Cabuli Mahasiswi, Modus Roh Jahat dan Foto Telanjang

Jika itu tidak dituruti maka anaknya korban bisa terkena sakit serupa dengan ibunya.

Dan tersangka mengatakan ke korban, uang tetap utuh sampai istri korban sembuh.

"Akibat diperdaya, selama tujuh kali pengobatan sejak November 2017, istri korban tidak sembuh. Bahkan uang jaminan Rp 216 juta yang ditaruh di kotak anyaman bambu di rumah tersangka juga tidak ada lagi," ujar Mirga. 

Saat ini tersangka berikut barang bukti empat kotak terbuat dari anyaman bambu, sebuah piring, selembar surat pernyataan dan selembar bukti transfer diamankan di Polsek Pugung.



"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dipersangkakan pasal 372 atau 378 KUHPidana ancaman hukuman empat tahun penjara," terang Mirga.

Berdasarkan keterangan tersangka, dia mengakui semua perbuatannya telah menipu, dan uang yang disetorkan korban telah habis digunakan membeli sesaji dan kebutuhan hidup sehari-hari. (*)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: teguh_prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved